Pelamar CPNS Akuntansi dan Keperawatan Terbanyak di Pemprov Sumut

PNS di Pemprov Sumut. Tahun ini akan diterima 290 CPNS baru di jajaran Pemprov Sumut, di luar kabupaten/kota.

Hingga Kamis (25/11), sudah tercatat sebanyak 1.363 berkas lamaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) Pemprov Sumut. Lamaran tersebut hanya untuk Pemprov Sumut, di luar kabupaten/kota.

Hal itu diungkapkan Kepala BKD Provinsi Sumatera Utara, Suherman didampingi Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan BKD, Pandapotan, kepada Tribun Medan, Kamis (25/11).

Dari jumlah lamaran yang sudah masuk itu, terbanyak adalah pelamar dari yang berlatar belakang pendidikan S1 Akuntansi dan D3 Keperawatan. “Jumlahnya belum kita kalkulasi secara rinci. Tapi yang jelas, formasi S1 Akuntansi dan D3 Keperawatan sejauh ini paling banyak pelamarnya,” ungkap Pandapotan.

Untuk formasi CPNS Pemprov Sumut tahun 2010 ini, tenaga keperawatan yang diterima sebanyak 49 orang. Sedangkan untuk tenaga S1 Akuntansi yang dibutuhkan sebanyak 20 orang, dan D3 Akuntansi sebanyak 22 orang.

Secara keseluruhan, Pemprov Sumut tahun ini akan menerima sebanyak 290 CPNS. Rinciannya, untuk tenaga guru sebanyak 48 orang, tenaga kesehatan sebanyak 90 orang, dan tenaga teknis 152 orang.

Suherman menambahkan, setelah mengirimkan lamaran, pelamar tinggal menunggu kartu ujian di rumah masing-masing. “Nomor ujian akan kita kirimkan melalui pos. Jadi tidak usah mendatangi kantor BKD atau panitia penyelenggara,” katanya.

Semua pelamar yang berkasnya memenuhi syarat akan diproses dan kartu ujian akan dikirimkan lewat pos. “Itulah gunanya kita kerja sama dengan kantor pos,” katanya.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Sampah di Sungai Sigeaon

Dia pun kembali mengingatkan kepada masyarakat yang melamar CPNS agar tidak terpengaruh kepada oknum yang menawarkan jaminan kelulusan dengan meminta sejumlah uang. “Pelamar tidak dikenakan biaya,” kata Suherman. (*) (tribun-medan.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*