Pelamar CPNS Palas Tembus 2.108

Jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Padang Lawas (Palas) hingga Kamis (25/11) lalu mencapai 2.103 orang. Jumlah tersebut terdiri dari tenaga teknis 1.355 pelamar, tenaga medis 405 pelamar, dan tenaga guru 345 pelamar. Dan hampir setengahnya jumlah pelamar tersebut berasal dari Riau, Pekanbaru.

“Beberapa hari ke depan, jumlah tersebut diperkirakan bertambah 10 kali lipat. Sebab, hingga saat ini pelamar masih terus membludak,” kata Wakil Ketua Panitia Pengadaan CPNS Palas TA 2010, Zulkarnain Nasution, kepada METRO, Jumat (26/11).

Menurut Zulkarnain, meski jumlah pelamar mencapai 2.103 orang, namun untuk formasi S1 Kesehatan Lingkungan sebanyak 9 orang, DIII Kesehatan Lingkungan 6 orang, belum ada pelamar atau masih kosong.

Pelamar paling banyak, sambungnya, adalah untuk teknisi komputer jenjang pendidikan SMA, yakni mencapai sebanyak 557 orang, sedangkan SMK sebanyak 399 orang.

Zulkarnain menambahkan, jumlah pelamar didominasi dari Kabupaten Palas dengan Provinsi Riau. “Sejauh ini, pelamar dari Palas dan Riau masih mendominasi,” terangnya.

Disinggung apa faktor tingginya minat warga Riau melamar CPNS di Kabupaten Palas, Zulkarnain mengaku, mungkin disebabkan tahun lalu, pelamar dari Riau banyak yang lulus di Palas. “Hampir 60 persen tahun lalu warga Riau yang lulus,” pungkasnya.(metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Halaman Kantor Dinas Pasar Madina Disulap jadi Pasar Pabukoan

3 Komentar

  1. OTONOMI daerah bukan berarti masyarakat… Kabupaten A tdk boleh ke Kabupaten B.. itu salah.. Otonomi Daearah hanya pengelolaan pembangunan sepenuhnya dilaksanajan oleh Pemerintah Daerah Direncanakan, dilaksanakan di laporkan dan juga diawasi sendiri oleh Kabupaten,, Kenapa dari luar kabupaten kita banayak yg lulus kita harus Instrokpeksi diri berari SDM kab kita masih kalah bersaing.. MARI kita berpikir jernih jangan karena kita tdk mampu lalu dicari kesalahan yg lain….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*