Pelantikan SARASI Bukan di Sipirok Direncanakan Di Gedung DPRD Tapsel di Kota Padangsidimpuan

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Tapanuli Selatan periode 2010-2015, H Syahrul Martua Pasaribu-H Aldinz Rapolo Siregar, rencananya akan digelar di gedung DPRD Tapsel di Kota Padangsidimpuan (Psp). Ini dikatakan Wakil Ketua DPRD Tapsel Abdur Rasyid Lubis SH, menjawab adanya isu yang beredar di masyarakat bahwa pelantikan pasangan SARASI tersebut digelar di Sipirok, ibukota Kabupaten Tapsel.

“Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tapsel terpilih rencananya dilakukan di gedung DPRD Tapsel (Jalan Merdeka Psp, red), bukan di Sipirok,” kata Abdur Rasyid kepada METRO, Rabu (30/6).

Diungkapkan Abdur, kondisi gedung DPRD Tapsel sudah dilihat dan dirancang desain serta semua fasilitas yang dibutuhkan menjelang pelantikan bupati dan wakil bupati nantinya. “Sesuai tahapan rencana pelantikan tanggal 12 Agustus mendatang. Dan rencananya juga langsung dihadiri Gubernur Sumut Syamsul Arifin,” ungkap Abdur.

Untuk diketahui, mengenai SK pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Tapsel terpilih periode 2010-2015, yakni H Syahrul Martua Pasaribu-H Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) sudah diterbitkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, 14 Juni 2010 lalu. Di mana SK tersebut bernomor: 131.12-268 Tahun 2010, dan ditandatangani langsung Mendagri Gamawan Fauzi.

Sementara, sesuai tahapan Pemilukada Tapsel yang diterbitkan KPU Tapsel bahwa pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tapsel terpilih pada 12 Agustus 2010, bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Tapsel peridoe 2005-2010.

Baca Juga :  14 Anggota DPRD Siantar Ikut Nikmati Uang Korupsi

Sebelumnya dalam tiga pekan terakhir ini, isu pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Tapsel akan digelar di Sipirok menjadi perbicangan di sejumlah masyarakat. Beberapa warga ketika ditanya METRO mengatakan, pelantikan tersebut akan digelar di Kantor Camat Sipirok atau di Tor Sibohi Nauli Hotel (TSN).

Untuk diketahui, pusat perkantoran dan pemerintahan Kabupaten Tapsel saat ini masih di Kota Padangsidimpuan. Hanya Kantor Badan Penyuluh Pertanian Lapangan Kelautan dan Kehutanan Kabupaten Tapsel yang berkantor di Sipirok, yang merupakan Ibukota Kabupaten Tapsel sesuai Undang-Undang Nomor 37 dan 38 Tahun 2007 tentang Pembentukan Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan Padang Lawas (Palas).

Seperti diberitakan sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapsel menetapkan pasangan nomor 4, H Syahrul Martua Pasaribu-H Aldinz Rapolo Siregar (SARASI) sebagai peraih suara terbanyak dalam Pemilukada Tapsel, Jumat (14/5) lalu. Ini sesuai rapat pleno penghitungan suara Pemilukada Tapsel yang tertuang dalam berita acara nomor 32/KPUKAB/002-434707/V/2010 tertanggal 14 Mei tentang rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilukada Tapsel dan keputusan KPU Tapsel Nomor 20 Tahun 2010. Dalam rapat pleno penghitungan suara tersebut, SARASI memperoleh suara sebanyak 61,157 atau sekitar 44,39 persen.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Pelantikan_SARASI_Bukan_di_Sipirok

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Pedagang Tolak Bayar Uang Listrik dan Iuran Jaga Malam - Kios Sangkumpal Bonang Disegel

8 Komentar

  1. Hai rakyatku …. janganlah dulu kalian berharap banyak kepadaKu sebelum kalian mengembalikan kain dan hepeng yang kubagi-bagikan kepada kalian, sungguh tidak adil untuk membangun suatu daerah kalau aku sendiri yang berkorban milyaran rupiah sedangkan aku ternyata hanya meneriman gaji resmi 8jutaan rupiah per bulan……

  2. Menyonsong Tapanuli Selatan yang baru menyusul kepemimpinan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2010 – 2015 tentu memiliki aspek dan pekerjaan rumah yang menumpuk. Posisi masyarakat pada saat ini berharap akan adanya perubahan yang signifikan dan akan terwujud bila pemimpin kedepan serius dengan bertahap menggarap semua aspek dan jenis pembangunan sesuai dengan peruntukan yang berujung pada penentuan skala prioritas. Jika kita perhatikan dengan seksama pasca pemekaran Kabupaten Tapanuli Selatan sesuai dengan UU No. 37 dan 38 Tahun 2007 tentang pemekaran Kabupaten Padang Lawas Utara dan Padang Lawas serta penetapan Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai kabupaten induk, Tapanuli Selatan merupakan merupakan kabupaten terburuk dalam kualitas pelayanan publik karena sampai pada saat ini Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan belum mampu menempatkan pusat pemerintahannya di wilayah sendiri, dengan kata lain aksebilitas pelayanan nihil. Kebijakan Bupati Tapanuli Selatan saat ini Ongku P Hasibuan yang tidak amanah terhadap UU mengakibatkan hal tersebut terjadi dan bahkan seringkali mengatakan Tapanuli Selatan bukanlah daerah pemekaran melainkan imbas dari pemekaran. Permasalahan berlarut ini seringkali disinyalir sebagai kepentingan sekelompok masyarakat satu kecamatan padahal yang dirugikan masyarakat Tapanuli Selatan secara keseluruhan.

    Tapi walalupun seperti itu Kantor Bupati sementara setelah pelantikan kemungkinan besar berada di Simpang Baringin, Salasa

  3. Ha..ha..ha…… Dasar …rakyat………… mudah saja aku kelabui………………….. Dulu aku berkantor di sipirok untuk menarik simpati 2010, coy… sekarang aku sudah berkuasa lagi 5 tahun ke depan, ngak perlu lagi aku berkantor di sipirok…….. aku kembali lagi berkantor di sidimpuan, kan fasilitasnya disidimpuan lengkapp. 2014 aku cari simpati lagi ha…..he…ho…

  4. sebaiknya pelantikan di lapangan merah kampung tinggi, agar titik nol km awal gebrakan pembangunan tapsel dimulai diera tapsel…. dan era serasi…. ayo pak syahrul & rapollo…. kamu bisa….. satuan masyarakat tapsel yang ada diperantauan untuk mendukung pembangunan di tapsel, baik insfrastruktur maupun pertanian……ayo rebut…..bapak akan di kenang…..selamanya

  5. bangun sipirok pak bupati, aqul yaqin akan maju dari sebelumnya satuan masyarakat sipirok yang ada diperantauan…….kami menunggu gebrakan bapak…ayo kapan lagi… gitu lho…

  6. ha ha ha Ibu Mila ini seperti aspri pak RAPOLO aja secara logika memang skrng masih berkantpr di Sipirok karena Ongku klhan blm turun dari singgahsana

  7. Sampai hari ini Rapolo tidak pernah berkantor di Padangsidimpuan, tetap di Sipirok, kalau tidak percaya silahkan di cek.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*