Pelebaran Jalinsum Sibuhuan, 150 Kuburan Kena Patok Merah

Sekitar 150 kuburan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) muslim di Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas (Palas) diminta dibongkar karena terkena patok merah dalam pelebaran Jalinsum Sibuhuan serta pemagaran TPU muslim. Panjang pelebaran jalan tersebut yakni 16,5 as dari titik as (sumbu) jalan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Daerah (PUD) Palas, Ir Chairul Windu Harahap didampingi Pimpro Cipta Karya, Fahmi Nasution ST kepada METRO, Rabu (27/10) menuturkan, pemagaran kuburan dilakukan untuk memperindah penataan kuburan karena sudah berada di ibu kota kabupaten.

Selain pemagaran kuburan, proyek pelebaran jalan juga mengenai sebagian pemakaman umat Islam. Sehingga pihaknya menyosialisasikannya kepada masyarakat melalui camat, lurah dan kepling untuk membongkar kuburan tersebut.

“Kita sudah buat plank dan patok merah sebagai tanda batas kuburan yang terkena pelebaran jalan dan batas pemagaran kuburan TPU Muslim Sibuhuan. Jadi ini tujuannya demi memperindah dan penataan Kota Sibuhuan sebagai ibukota kabupaten agar terlihat indah,” ujar Chairul yang turun ke lapangan.

Diutarakan Chairul, saat ini pengerjaan proyek sudah berlangsung bahkan masayarakat juga sudah ada yang membongkar kuburan keluarganya, karena mengetahui pelebaran jalan akan dilakukan dan pemagaran kuburan.”Jadi kita imbau masyarakat agar menunjang pembangunan dan program pemerintah demi masa depan daerah kita,” ujarnya.

Camat Barumun, Harjusli Fachri Siregar mengatakan, pihaknya sudah menerima surat Dinas PUD Palas terkait sosialisasi pelaksanaan proyek tersebut. Bahkan, kata Harjusli, dirinya sudah melanjutkannya ke Lurah Sibuhuan untuk disosialisasikan kepada masayarakat ahli waris kubur yang terkena patok merah Dinas PUD.

Baca Juga :  Sekda P. Sidimpuan Jamin Penerimaan CPNS Bebas KKN

“Sudah kita surati lurah untuk disosialisasikan kepada masyarakat bersama Kepling, agar tidak ada kesalahpahaman di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Amatan METRO, sejak seminggu terakhir ini sudah ada sekitar 45 kuburan yang dibongkar oleh keluarga yang kuburannya terkena patok merah Dinas PUD Palas. Bahkan seiring rencana pembangunan proyek itu, secara berlahan-lahan masyarakat terus membongkar kuburan yang terkena patok merah dengan memindahkannya ke TPU sebelah selatan kuburan yang masih kosong.

Seperti keluarga almarhum Jabaringin, warga Banjar Raja. Pihak keluarga sudah membongkar enam kuburan keluarganya untuk dipindahkan ke tempat TPU yang masih kosong.

“Kami sudah membongkar kuburan ini termasuk almarhum ayah saya, anak ayah saya, kakek saya, ibu saya, serta keluarga lainnya yang merupakan keluarga besar Jabaringin,” ujar Hajjan menantu almarhum keluarga Jabaringin.

Lebih lanjut dikatakan Hajjan, pemindahan kuburan yang dilakukan pihaknya mengingat adanya patok merah yang sudah dibuat oleh Pemkab Palas. Sehingga sebelum dilakukan pembangunan oleh Pemkab, pihaknya terlebih dahulu memindahkannya.

“Kita kan takut nanti tiba-tiba digusur pemerintah, soalnya kita sudah dikasih tahu oleh Pemkab kalau ada rencana pembangunan. Makanya kita terlebih dahulu memindahkannya,” pungkasnya.

Sumber: http://metrosiantar.com/MENUJU_PALAS-PALUTA/Pelebaran_Jalinsum_Sibuhuan_150_Kuburan_Kena_Patok_Merah

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Walikota P.Sidimpuan: PNS Harus Miliki Dedikasi Tinggi dalam Menjalankan Tugas

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*