Pelesiran 14 PNS Dinas KB ke Malaysia Dikecam

Padangsidimpuan, (Analisa). Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan H. Khoiruddin Rambe SE mengecam pesiar Kepala Dinas Keluarga Berencana (KB) bersama 14 orang jajarannya keluar negeri (Malaysia) dihari kerja.

“Pesiar di hari kerja tanpa izin merupakan tindakan yang tidak bisa dibenarkan dan harus ditindak tegas,” ujar Khoir melalui telepon selulernya kepada Analisa, Rabu (27/2).

Dikatakan, pada dasarnya kunjungan keluar negeri boleh saja dilakukan namun harus dalam rangka dinas atau studi banding serta memiliki izin dari pimpinan daerah (Walikota).

“Jika benar ke 14 orang Dinas KB pesiar hanya alasan berobat dan jalan-jalan itu sebuah penghinaan bagi masyarakat dan pemerintahan kota ini,” terangnya.

Khoir menyayangkan, sikap Kadis KB Pemko P. Sidimpuan Amiruddin dan jajaranya yang mungkir kerja. “Tugas mereka itu melayani masyarakat, bukan bersantai-santai atau pesiar keluar negeri,” katanya.

Lebih lanjut Khoir mengimbau, Walikota P. Sidimpuan Andar Amin Harahap menindak tegas jajarannya yang tidak disiplin dan setengah hati dalam menjalankan tugas.

“Walikota harus turun tangan dan menindak tegas sikap indisipliner jajarannya,” imbuhnya.

Ditambahkan, dalam waktu dekat, DPRD P. Sidimpuan juga akan memanggil Kadis KB untuk dimintai keterangannya seputar pesiar keluara negeri tersebut.

“Jika nantinya terbukti pesiarnya hanya jalan-jalan, maka akan kita desak walikota mengganti Kadis KB sekaligus memberikan sanksi tegas kepada jajarannnya yang turut serta,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Palas Terkesan Terlalu Sederhanakan Masalah

Untuk diketahui, pekan lalu sebanyak 14 PNS dinas KB pesiar ke Malaysia. Rombongan dipimpin langsung Kadis KB P. Sidimpuan Amiruddin. Pesiar para pegawai dinas KB itu diduga tidak memiliki izin dari Walikota P. Sidimpuan, parahnya lagi bukan dalam rangka dinas namun hanya sebatas jalan-jalan semata. (hih)

Analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*