Pemain Muslim, Antara Puasa dan Piala Dunia ?

Pemain Timnas Jerman beragama muslim

VIVAbola – Situasi berbeda akan dialami sejumlah pemain di Piala Dunia tahun ini. Pasalnya, perhelatan sepakbola akbar empat tahunan ini berbarengan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan bagi kaum muslimin yang akan dimulai akhir pekan ini.

Seperti diketahui, sejumlah pemain yang berlaga di Piala Dunia adalah seorang muslim. Beberapa di antaranya adalah Karim Benzema (Prancis), Xherdan Shaqiri (Swis), Mesut Oezil (Jerman) dan Sami Khedira (Jerman).

Dilema pun menghampiri, apakah mereka akan menjalankan kewajiban berpuasa Ramadan sebagai kewajiban seorang muslim, atau merelakan tidak berpuasa demi menjaga kebugaran saat berlaga di Piala Dunia.

Apalagi kewajiban puasa Ramadan diperkirakan akan dimulai pada akhir pekan ini bersamaan dengan fase krusial Piala Dunia yang mulai memasuki babak 16 besar, atau babak knockout.

Pemain muslim asal Jerman keturunan Turki, Mesut Oezil mengaku secara terbuka tidak akan berpuasa Ramadan. Sebab dia ingin tampil maksimal dalam menjalankan tugasnya bersama timnas di Piala Dunia 2014.

“Bulan Ramadan akan dimulai akhir pekan ini. Tapi saya tidak akan berpuasa, karena saya harus bekerja (memperkuat timnas Jerman di Piala Dunia),” kata pemain berusia 26 tahun tersebut seperti dilansir Ahram.

Dilansir NYTimes, hal yang sama juga dilakukan sejumlah tim. Swis misalnya. Meski skuad mereka diperkuat sejumlah pemain muslim (salah satunya Xherdan Shaqiri), namun mereka tidak ada membuat ketentuan khusus tentang puasa.

Baca Juga :  Pengerjaan Pemeliharaan Jalinsum Tak Tuntas

Juru bicara tim Swis memastikan tidak ada pemain mereka yang berpuasa hingga turnamen berakhir. Skuad Prancis yang dihuni sejumlah pemain muslim (salah satunya Karim Benzema) juga dikabarkan melakukan hal yang sama.

Hal berbeda ditunjukkan pemain timnas Pantai Gading, Kolo Toure yang beberapa waktu lalu mengatakan dirinya akan tetap berpuasa meski tetap harus bertanding di Piala Dunia. Sebab ada banyak manfaat yang langsung dia terima.

“Lima hari pertama puasa memang sulit, tapi setelah itu tubuh mulai beradaptasi. Dan selanjutnya anda akan merasa senang. Berpuasa akan membersihkan tubuhmu, sehingga justru anda akan merasa semakin kuat di bulan Ramadan.”

Hanya saja secara kebetulan, langkah Pantai Gading telah berakhir di Piala Dunia 2014. Mereka gagal melangkah ke babak 16 besar setelah tidak lolos penyisihan grup C. Alhasil Toure bisa berpuasa dengan tenang.

Kepala bagian medis FIFA Jiri Dvorak sendiri telah menyatakan pemain yang berpuasa tidak akan mengalami penurunan kondisi fisik. Asalkan asupan gizi dilakukan secara terukur saat sahur dan saat buka puasa.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*