Pemandian Air Panas Putusan Perlu Penataan

3l13g Pemandian Air Panas Putusan Perlu Penataan
PENATAAN: Objek wisata Pemandian Air Panas Putusan di Gunung Sorik Merapi di jalan lintas pantai barat tepatnya di perbatasan Kecamatan Panyabungan Selatan dengan Batang Natal (Madina) butuh perhatian dan penataan.

MADINA – Objek wisata Pemandian Air Panas Putusan di Gunung Sorik Merapi di jalan lintas pantai barat tepatnya di perbatasan Kecamatan Panyabungan Selatan dengan Batang Natal (Madina) butuh perhatian dan penataan. Pasalnya, sampai saat ini objek wisata itu tetap sebagai salah satu objek wisata yang banyak dikunjungi masyarakat Madina, khususnya ketika hari libur. Selain menikmati mandi air panas, pengunjung juga disuguhkan pemandangan alam yang indah dari atas gunung yang bisa tembus ke pusat Kota Panyabungan jaraknya 30 kilometer.

Pantauan METRO, Rabu sore (5/9) kemarin, sejumlah warga Panyabungan ramai mengunjungi pemandian air panas ini. Warga mengaku, pemandian air panas Putusan sudah menjadi alternatif untuk menikmati wisata di Madina, sebab pemandian ini berada di gunung dan bisa menikmati pemandangan yang indah dan waktu tempuhnya tidak sampai satu jam. ”Sangat indah. Selain mandi air panas kita juga bisa menikmati  pemandangan dari atas gunung. Sayangnya, belum semua yang disedakan alam ini tertata dengan,” sebut Irawati bersama teman-temannya dan diamini pengunjung lainnya

Disampaikan pengunjung, pemandian air panas ini merupakan satu objek local yang selalu dikejar mereka setiap hari libur bahkan dalam seminggu menyisakan waktu di sore hari untuk jalan-jalan menikmati udara segar gunung dan diakhiri dengan mandi air panas. ”Dalam seminggu, bisa sampai dua kali kami ke sini bang. Selain  udaranya segar, pemandangannya sangat indah dan sebelum pulang tak bisa dilewatkan dengan mandi air panas,” ujar mereka.

Baca Juga :  Jalan Pakantan Madina Longsor

Namun, ada saja yang merasa kurang di lokasi itu. sebab tidak ada fasilitas apapun yang disediakan. Pengunjung mandi layaknya di air pegunungan tanpa ada bak atau kolam dan sebagainya. Padahal, warga yang berkunjung selalu kesulitan untuk mencari tempat istirahat dan ganti pakaian. ”Kurangnya tak ada fasilitas apapun disini seperti kolam,” sebut pengunjung dan mengaku siap membayar uang masuk apabila ada fasilitas di tempat itu.

Sesuai amatan METRO, di lokasi pemandian hanya ada satu tempat kecil untuk tempat ganti pakaian sekaligus toilet buatan, dan di samping pemandian ada satu warung yang tidak diusahai pemiliknya lagi sehingga pengunjung merasa kesulitan apalagi yang tidak membawa pakaian mandi. (wan/mer)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*