Pembagian PIR Tak Merata Timbulkan Konflik Warga

SIMANGAMBAT- Aliansi masyarakat Luat Ujung Batu Peduli Parsub, Kecamatan Simangambat, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) merasa keberatan atas pembagian pola Perkebunan Inti Rakyat Parsadaan Simangambat Ujung Batu (PIR Parsub). Mereka menilai pembagian tidak merata sehingga menimbulkan konflik horzontal di tengah-tengah masyarakat.

Ketua Aliansi Masyarakat Luat Ujung Batu Peduli Parsub, Hepli Afandi Harahap SH, kepada METRO, Selasa (5/4) menerangkan, pembagian pola PIR Parsub di wilayah Luat Ujung Batu diduga tidak merata kepada seluruh warga. Dia menduga, ada beberapa data fiktif yang direkayasa oleh oknum-oknum pengurus Parsub sehingga menimbulkan kesenjangan sosial di tengah-tengah masyarakat. “Kami atas nama masyarakat Luat Ujung Batu sangat keberatan atas pembagian pola PIR Parsub yang tidak sesuai prosedur dan diduga direkayasa. Mereka telah melakukan pembohongan publik,” tegasnya.

Menurutnya, agar tidak ada percekcokan dan permasalahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara diminta melakukan mediasi dengan seluruh pihak yang terkait, dan segera mengambil tindakan agar tidak terjadi konflik horizontal yang lebih besar. ”Kami memohon kepada Bupati Paluta Drs H Bachrum Harahap agar memberikan tindakan secepatnya supaya tidak terjadi konflik horizontal yang lebih besar. Kita harapkan permasalahan ini dapat dibicarakan dengan baik supaya tidak ada percekcokan dan permasalahan,” pintanya. (thg/ara) – (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Bupati Madina Dilantik 28 Juni

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*