Pembangunan Jalan Kecewakan Masyarakat

Peningkatan jalan Simpang Gambir-Simpang Sordang yang diduga tidak sesuai bestek. (Ridwan Lubis/Metro Tabagsel)

MADINA – Meski anggaran telah beberapa kali dikucurkan, namun pembangunan dan peningkatan jalan Simpang Gambir-Simpang Sordang di Kecamatan Linggabayu, tetap mengecewakan masyarakat. Dan tahun ini, Pemkab Madina disinyalir tetap mengucurkan anggaran Rp1,1 miliar untuk peningkatan jalan itu.

Informasi dihimpun Metro Tabagsel, Senin (8/12), masyarakat Simpang Gambir mengaku kecewa atas program pembangunan dan peningkatan jalan penghubung Simpang Gambir-Simpang Sordang. Ini disebabkan pembangunannya diduga asal jadi dan diduga tidak sesuai bestek.

“Jalan Simpang Gambir-Simpang Sordang ini sudah dibangun beberapa kali tahun anggaran dan tahun ini sekitar Rp1,1 miliar sudah dianggarkan, tetapi kondisi pembangunannya cukup mengecewakan warga setempat, karena diduga tidak sesuai bestek. Hal ini kami lihat, baru beberapa hari saja aspal hotmix sudah pecah belum lagi ketebalannya,” ucap Hadi Lubis, warga Simpang Gambir.

Menurut tokoh pemuda Linggabayu itu, kondisi pembangunan jalan Simpang Gambir-Simpang Sordang ini dan beberapa proyek pembangunan jalan lainnya yang diduga asal jadi, ini disebabkan lemahnya kinerja pengawasan dari Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Madina.

“Kami melihat, ini akibat lemahnya pengawasan dari dinas terkait, jika pengawasan benar-benar dijalankan, kami yakin kualitas pembangunan tidak akan seperti ini. Ini bukan kesalahan rekanan saja, tapi yang paling bertanggungjawab atas kualitas pembangunan di Madina yang amburadul adalah SKPD terkait, kami meminta Kepala Dinas PU supaya segera menyikapi kondisi ril bangunan yang diduga bermasalah. Jika ini disebabkan lemahnya pengawasan agar memberikan tindakan bagi pengawas, dan jika kesalahan terletak sama rekanan, supaya ditegur agar diperbaiki kembali,” harap Hadi. (wan)

Baca Juga :  Kadis Padangsidimpuan Keliru, Insentif Guru Tak Cair

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*