Pembenahan Bandara Silangit Rp264 Miliar

Tarutung,  Kepala Bandara Silangit Siborongborong, Kabupaten Tapanuli Utara (Taput), Edward Rajagukguk mengatakan, PT Angkasa Pura II (AP II) mengucurkan dana Rp264 miliar untuk pembenahan dan pengembangan Bandara Silangit.

Dia mengatakan, Minggu (3/8), dana itu nantinya diplot untuk pembenahan seluruh fasilitas bandara baik sisi udara dan maupun darat, pelebaran dan perpanjangan landasan pacu, peningkatan sisi keamanan serta fasilitas lain.

Dalam upaya pengembangan Bandara Silangit ini, katanya, mereka juga akan membebaskan lahan sekitar diperkirakan seluas 198 hektar yang dibutuhkan untuk mendukung pembenahan seluruh fasilitas bandara.

Lahan seluas 198 hektar yang ingin dibebaskan itu milik lahan pemerintah daerah (Pemda), kehutanan, dan sebagian lagi lahan masyarakat.

“Artinya, seluruh lahan itu tidak semua milik masyarakat, tapi ada juga tanah milik Pemda dan kehutanan. Untuk kehutanan, sampai saat ini kita masih menunggu izin prinsip, begitu juga dengan Pemda kita sudah koordinasi, yang pasti kalau lahan itu milik masyarakat bila sesuai data pendukung, tentu akan kita ganti untung,” ujarnya sembari mengatakan dari total lahan yang dibutuhkan diperkirakan hanya ada seluas 40 hektar lahan milik masyarakat.

Dia mengatakan, seluruh proses pembenahan dan pengembangan Bandara Silangit akan dimulai tahun ini secara bertahap dan berkesinambungan sampai Bandara Silangit menjadi Bandara Internasional.

“Pengembangan bandara akan dimulai tahun ini juga secara secara bertahap dan bekesinambungan, dan dalam rencana pengambangan ini kita juga akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat,” ucapnya. (can)/(Analisa).

Baca Juga :  Setelah RE. Siahaan Jadi Tersangka, KPK Periksa 10 Pejabat
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*