Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan di Kota Padangsidimpuan Mengambang

Kota Padangsidimpuan
Kota Padangsidimpuan

Padangsidimpuan. Pemekaran kelurahan dan kecamatan yang murni diusulkan masyarakat sejak tahun 2008 lalu, dan Raperdanya telah diusulkan ke DPRD tahun 2015 lalu untuk dibahas nasibnya masih mengambang.
Pasalnya, hingga kini belum disahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Padangsidimpuan Nomor 18 Tahun 2005 Tentang Titik Koordinat Wilayah Kota Jumlah Dan Nama Kecamatan Kelurahan Dan Desa Dalam Daerah Kota Padangsidimpuan menjadi Perda (Peraturan Daerah).

Sementara di sisi lain, Baperda DPRD hanya memiliki waktu hingga Oktober 2016 untuk mengesahkannya. Padahal, Raperda tersebut telah diajukan Pemko Padangsidimpuan yang difasilitasi Bagian Administrasi Umum Setdakota Padangsidimpuan yang kemudian telah disahkan dalam rapat paripurna DPRD beberapa waktu lalu sebagai salah satu Raperda prioritas untuk dibahas bersama dengan 14 Raperda lainnya pada Tahun 2016 ini.

Pemko Padangsidimpuan dalam mengajukan Raperda pemekaran ini dilandasi, karena derasnya aspirasi pemekaran Kelurahan dan Kecamatan yang disampaikan lapisan masyarakat sejak Tahun 2008 silam hingga sekarang ini. Apalagi, pemekaran Kelurahan dan Kecamatan tesebut telah mendapat rekomendasi dari Gubsu Syamsul Arifin pada tahun 2009.

“Pemekaran Kelurahan dan Kecamatan sangat mendesak karena perkembangan zaman, luas wilayah, jumlah penduduk dan meningkatnya urusan pemerintahan di Kelurahan dan Kecamatan,” kata Sekdakota, melalui Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Setdakota Padangsidimpuan Syafaruddin Harahap menjawab kepada wartawan, Sabtu, (18/9).

Baca Juga :  Ketua Umum GEMA : Lima Tahun Terakhir, Dinkes Palas Diduga Tilep Dana BOK

Sebelum draf pemekaran diajukan ke DPRD kata Syafaruddin, pihaknya sudah menggelar publik hearing dengan lapisan masyarakat yang daerahnya masuk ke dalam pemekaran Kelurahan dan Kecamatan yaitu 8 Kelurahan dan 3 Kecamatan baru. Draf tersebut kata dia juga telah dilengkapi dengan kajian akademis.

Ketiga Kecamatan baru yang akan dimekarkan sebut Syafaruddin adalah Kecamatan Padangsidimpuan Kota, pusat pemerintahannya di pusat kota atau kantor Camat Padangsidimpuan Utara sedang Kecamatan Padangsidimpuan Utara direncanakan dipindahkan ke kelurahan Sadabuan.

Kemudian, Padangsidimpuan Baru pusat pemerintahannya di Silandit dan Kecamatan Padangsidimpuan Timur di Perkebunan PK Pulo Bauk. “Harapan kita DPRD segera membahas kemudian menetapkannya menjadi Perda supaya tuntutan dan aspirasi masyarakat tentang pemekaran Kelurahan dan Kecamatan segera dapat direalisasikan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Baperda (Badan Pembentukan Peraturan Daerah) DPRD Erfi Juni Samudra mengatakan pihaknya tetap komit membahas Raperda prioritas tahun ini.

Namun, kata dia, harus disesuaikan dengan perkembangan zaman yang mana beberapa Ranperda yang diajukan berbenturan dengan keinginan pemerintah pusat, seperti organisasi pemerintahan yang kini tengah divalidasi oleh Kementerian. (ikhwan nasution)


/analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 3 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*