Pemekaran Sumut Tak Penuhi Syarat

MEDAN – Tiga calon provinsi yang bakal dimekarkan dari Sumatera Utara (Sumut), yakni, Provinsi Tapanuli (Protap), Sumatera Tenggara (Sutra) dan Provinsi Nias, dinilai belum memenuhi persyaratan untuk memisahkan diri. Hal tersebut diungkapkan Ketua Pansus Pembahasan Pemekaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumut, Alamsyah Hanafi dalam laporannya pada Rapat Paripurna Pemekaran, hari ini.

Dituturkannya, secara nasional dari 33 kabupaten/kota usulan pembentukan daerah baru di Indonesia, hanya 17 daerah yang dinilai memenuhi persyaratan administrasi. Dari jumlah tersebut, untuk usulan pembentukan daerah baru di Sumut, belum satupun yang dinilai memenuhi persyaratan.

Dia menjelaskan kepada Waspada Online, sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2007 tentang tata cara pembentukan, penghapusan dan penggabungan daerah. “Dalam pembentukan daerah didasari persyaratan administratif, teknis dan fisik kewilayahan,” ujarnya tadi malam.

Sementara itu Wakil Ketua Pansus, Taufik Hidayat menambahkan, berdasarkan kunjungan ke Kabupaten Tapsel, dengan cakupan wilayah Provinsi Sumatera Tenggara terdiri dari Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Sidimpuan, Padang Lawas, dengan ibukota Padang Sidimpuan. “Kajian akademik tentang pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara sudah ada. Potensi dari sumber daya alamnya sangat mendukung,” ujarnya.

Namun, kajian akademis dari LP3M USU, pemekaran ini dipandang layak dan lebih strategis jika ditambahkan dengan Kabupaten Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara serta Labuhan Batu Selatan. Sedangkan untuk Provinsi  Tapanuli, masing-masing Kabupaten Tapanuli Utara, Toba Samosir, Samosir dan Humbang Hasundutan. Sementara Bupati Tapanuli Utara siap melengkapi secara admistrasi pembentukan provinsi Tapanuli sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Sedangkan kunjungan Pansus ke Nias, dengan kabupaten Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Gunung Sitoli. Untuk wilayah Kepulauan Nias yang terdiri dari satu pulau besar dengan 131 pulau kecil, memiliki potensi sumber daya alam seperti pariwisata, perikanan dan pertanian.

Baca Juga :  Plt Bupati Tinjau Rambin Rusak - Warga Pinangsori Kesulitan Angkut Hasil Perkebunan

” Para bupati dan walikota berkomitmen kuat untuk mendukung percepatan serta pemenuhan persyaratan administratif, teknis dan fisik kewilayahan untuk pembentukan kepulauan Nias,” tutur Sekretaris Pansus, Irwansyah Damanik. Dia mengatakan, DPRD Sumut, tidak akan menghambat pemekaran yang tujuannya untuk memperpendek rentang kendali pemerintah guna mensejahterakan rakyat di daerah tersebut.

Sementara itu, tokoh Pemuda Kabupaten Asahan Syaripul Gandhi, mengatakan kepada Waspada Online, kalau pemerintah menyetujui dan meloloskan pemekaran Provinsi Protap, Sumteng dan Nias, maka Provinsi Bagian Timur atau Provinsi Aslab (Asahan Labuhan Batu,Batubara, dan Tanjungbalai), bakal ikut melakukan pemekaran mengikuti tiga daerah Sumatera Utara yang dari dulu ngotot minta memisahkan diri dari Sumut.

Apalagi sambung Syaripul Gandhi, provinsi Aslab juga sudah layak dimekarkan dan memisahkan diri dari Provinsi Sumut. Sebab, kalau dilihat dari undang-undang syarat pembentukan provinsi baru yang harus memiliki 5 kabupaten untuk bergabung. Maka itu semua sudah dimiliki oleh Aslab.

Dimana Kabupaten Labuhan Batu saat ini sudah mekar menjadi 3 kabupaten, yakni Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Raya, dan Labuhan Batu Utara, begitu juga dengan Kabupaten Asahan yang sudah mekar menjadi 2 yakni, Kabupaten Batubara, ditambah dengan Kota Madya Tanjungbalai. Dengan itu, syarat untuk kelayakan untuk menjadi Provinsi Aslab sudah ada.

Sedangakan dilihat dari sumber daya alam (SDA)-nya, Aslab juga banyak memiliki potensi yang saat ini bisa dikembangkan dan sangat memadai, antara lain Sawit, karet, Perikanan dan Kelautan, serta banyak lagi yang bisa dikembang dari potensi yang dimiliki oleh Aslab.

Baca Juga :  Presiden Instruksikan Segera Relokasi Warga Sinabung

Permintaan agar Provinsi Timur atau provinsi Aslab agar ikut serta dimekarkan dan memisahkan diri dari Provinsi Sumut, juga didukung oleh Tokoh Pemuda Labuhan Batu Raya Fajar Dame Harahap. Menurutnya kalau isu pemekaran Protap, Nias dan Sumteng diloloskan pemerintah nantinya maka provinsi Asalab juga harus ikut dimekarkan.

“Kami sebagai Pemuda Labuhan Batu juga sangat mendukung dan menyetujui  adanya pemekaran kedua provinsi tersebut. Namun Provinsi Aslab juga harus ikut dimekarkan juga. Karena potensi Aslab juga sudah sangat layak untuk dimekarkan,”ujar Fajara Dame.

Dukungan agar pemekaran pada Provinsi Aslab juga dikatakan oleh Tokoh Pemuda Tanjungbalai Raja Sulaiman. Menurutnya Provinsi Aslab memang sudah harus dan layak dimekarkan sekarang ini. Mengingat Pendapatan Asli Daerah (PAD) masing-masing kabupaten dan Kota sudah sangat cukup dan memadai untuk membuat suatu provinsi.

waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*