Pemerintah Berharap UU Tindak Pidana Teknologi Informasi (TI) Rampung Tahun Ini

JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, mengharapkan Undang-Undang Tindak Pidana Teknologi Informasi (UU TPT) selesai pada 2012.

“Itu (Undang-Undang TPT) di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia sekarang, setelah mereka selesai ya kita uji publikkan karena ini penting,” kata Tifatul selepas Seminar dan Kompetisi Jawara Cyber Indonesia 2012 di Jakarta, Selasa.

Menkominfo mengatakan Undang-undang TPT akan melengkapi aturan-aturan yang tidak termuat dalam UU Informasi dan Transaksi Elektronika seperti kejahatan dunia maya (cyber crime).

“Yang penting kesadaran terlebih dahulu, bahwa serangan internet itu berarti penting, karena banyak yang menganggap angin lalu,” kata Tifatul.

Jumlah serangan siber ke domain internet .go.id, menurut Tifatul, mencapai lebih dari tiga juta pada 2011 termasuk halaman muka situs Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

“Motifasi terbesar peretas yang negatif itu adalah ekonomi. Mereka belum tentu merusak  tapi bisa saja sekedar meraba, membaca, meng-copy, sampai kepada merusak dan mengubah angka,” kata Tifatul.

Menkominfo mengatakan serangan siber dari luar negeri paling banyak berasal dari China, yang diikuti Rusia dan Eropa.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Remaja Siarkan Langsung Gantung Diri via Internet

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*