Pemerintah Curiga Banyak Honorer Siluman – 67 Ribu Honorer Akan Ditelisik Ulang

Pemerintah tidak punya perencanaan yang matang terkait rencana pengangkatan tenaga honorer tercecer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Semula, seperti disampaikan berulang kali oleh pejabat terkait, pengangkatan tenaga honorer ini menunggu Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan honorer diteken Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Nah, rupanya rencana itu diputer-puter lagi. Asisten Deputi Perencanaan SDM Aparatur Kemenpan-RB Nurhayati mengatakan, begitu RPP itu diteken menjadi PP, honorer tercecer kategori I tidak lantas diangkat jadi CPNS. Tapi, sebanyak 67.385 honorer yang merupakan hasil verifikasi dan validasi, masih harus ditelisik lagi.

Pemerintah tidak percaya dengan jumlah honorer tertinggal sebanyak 67.385 itu, yang sebelumnya sudah dinyatakan memenuhi kriteria jadi CPNS

“Jujur saja, angka honorer tertinggal hasil verifikasi dan validasi itu (67.385) masih tinggi. Dan ini sangat tidak masuk akal. Masak honorer tercecer bisa sampai puluhan ribu,” kata Nurhayati yang dihubungi, Rabu (9/11).
Logikanya, menurut Nurhayati, honorer tertinggal di suatu instansi paling tidak hanya dua tiga orang saja. Tapi nyatanya, jumlah totalnya malah ratusan hingga ribuan. Contohnya Kementerian Agama yang mengoleksi honorer tertinggal sampai 10 ribu.

“Kan aneh, honorer sudah kita angkat sesuai data base, tetapi jumlah tertinggal tak kalah banyak. Ini ada apa” Saya menduga ini karena permainan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Agar pemerintah tidak salah mengambil tindakan hingga bisa merugikan negara, Nurhayati mengatakan, begitu RPP Honorer Tertinggal diteken presiden, akan dilakukan verifikasi dan validasi kedua. Namun tidak semua instansi yang akan diverifikasi dan validasi lagi, hanya yang punya honorer di atas 200 orang.

Baca Juga :  Konsumen Gugat XL Bayar Ganti Rugi Rp. 500 Juta

“Kenapa hanya instansi yang punya honorer di atas 200 orang saja diverifikasi dan validasi karena angkanya itu tidak masuk akal. Makanya harus dicek kebenarannya. Kalau yang di bawah 200 tidak diverifikasi dan validasi. Tetapi cukup lewat seleksi pemberkasan. Nanti ketahuan apakah benar atau tidak yang bersangkutan honorer tertinggal,” bebernya.
Dengan demikian, angka 67.385 honorer tidak akan semuanya diangkat CPNS. Karena kemungkinan besar akan banyak honorer yang teranulir akibat datanya tidak benar.

“Anda bisa hitung sendiri berapa duit negara yang akan habis untuk menggaji 67 ribuan honorer itu. Iya kalau mereka profesional sehingga bisa mendatangkan income bagi negara. Kalau yang digaji itu tidak punya kerjaan, kan negara yang rugi. Itu sebabnya, honorer tertinggal yang diangkat CPNS benar-benar tertinggal dan bukan honorer siluman,” pungkasnya.

** Nasib Honorer Digantung dengan Dalih Anggaran
Aksi demonstrasi yang seringkali dilakukan guru honorer baik di depan istana presiden, DPR, Kementerian Diknas dan Kebudayaan, serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) menurut Wakil Ketua Komisi II DPR Ganjar Pranowo merupakan bentuk protes masyarakat pada pemerintah. Mereka jenuh dengan janji-janji pemerintah yang akan menyelesaikan masalah honorer.

“Mereka hanya minta kepastian kapan RPP honorer tertinggalnya diteken presiden. Mereka sudah terlalu lama menunggu dan digantung nasibnya,” kata Ganjar dalam pesan singkatnya pada JPNN, Rabu (9/11).

Baca Juga :  Pelaku adalah Anak Buah Serka Heru Santoso yang Tewas di Hugo's Cafe

Politisi PDIP ini menambahkan, jika alasan pemerintah karena masalah anggaran, itu tidak masuk akal. Sebab, antara pemerintah dan DPR RI sudah ada kesepakatan membuat PP baru untuk honorer tertinggal dan PTT.

“Kesepakatan kan sudah ada. Artinya formulasi sudah memperhitungkan anggaran. Jadi kalau PP-nya diperlambat karena soal anggaran itu yang aneh,” kritiknya.

Dihubungi terpisah Asisten Deputi Perencanaan SDM Aparatur Kemenpan-RB Nurhayati mengatakan, belum diterbitkannya RPP Honorer Tertinggal karena masih menunggu hasil penataan kepegawaian, sesuai isi Pasal 2C Kesepakatan Bersama tiga menteri terkait moratorium CPNS.

“RPP-nya masih menunggu perhitungan anggaran di Kementerian Keuangan. Kan tidak lucu kalau RPP-nya sudah diteken tapi anggarannya belum ada. Pasti diterbitkan tahun ini kok, jadi sabar saja dulu,” tandasnya. (esy/jpnn)

jpnn.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. taukah kalian banyak honorer yang sebenarnya benar2 honorer tapi tidak diangkat jadi PNS…???
    malah honorer yang tidak jelas.. tidak pernah masuk.. tidak dikenal… eh tau2 aja jadi honorer dan malah lebih dahulu diangkat jadi PNS????

    gara2 honorer siluman ini akhirnya semua honorer kena imbasnya…!

    honorer siluman seperti inilah yang harusnya di basmi..
    karena mereka masih menggunakan rumus KKN !

    tapi saya justru heran dengan komentar si BUDIMAN !
    ini ceritanya ada upaya pemerintah untuk menseleksi yang mana honorer siluman yang mana yang bukan…
    kok malah si Budiman ini sibuk menghimbau guru2 honorer untuk tidak memilih partai tertentu… dan bahkan mengajak murid2 mereka… ???

    kenapa urusannya jadi politik ??????
    ada udang di balik peyek nih si BUDIMAN !

  2. kunci sebenarnya adalah SBY. dlm rapat bersama DPR RI, departemen dan intansi terkait, SBY bilang ” TUNTASKAN HONORER SEGERA” tapi mana,,,, ngebacot doang??. kayak Pena SBY tuh udah abis ngorek2 bikin lagu tuh,buat tanda tangan RPP gak bisa lagi. udah lah pak SBY, sebenarnya bapak mau jadi Presiden Apa musisi lagu sih, kayak kurang kerjaan aja, buat DPR RI mana suara rakyat anda, koment kek, apa kek, jgn diem seperti batu..? dan satu lagi sebenernya Pemerintah RI punya niat gak sih mengangkat para honorer tertinggal ini, kalau punya niat tunggu apa lagi,,, jgn digantung kayak gini dong nasib temen2 honorer, atau kalau gak niat ya udah ngomong aja, bilangin duit kas negara habis gara2 pengangkatan honorer, kan selesai. paling2 tinggal honorernya mau gimana…. demo atau apa kek… salam honorer.

  3. tanya pada bu nurhayati… apa pns yang jutaan sekarang semua bisa mendatangkan income buat negara?? apa 900rb honorer yang sudah diangkat pns juga suci semuanya?? apa pns yang jutaan jumlahnya skarng profesional semuanya?? apa bu nurhayati itu orang suci?? hingga bisa tau dan boleh menilai orang menipu atau jahat… munafik…. wahai para honorer pemilu depan golput aja.. dan kampanyekan pada murid2 kalian dan pada masyarakat untuk golput dan menentang partai demokrat dan kroninya…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*