Pemerintah Mesir Bungkam “Al Jazeera”

0224247620X310 Pemerintah Mesir Bungkam Al Jazeera
Perlawanan anti Presiden Hosni Mubarak menjalar dalam dada kaum muda dan tua Mesir yang dihadapi dengan kebengisan polisi Kairo, 25 Januari 2011.

KAIRO, KOMPAS.com Pemerintah Mesir terus berupaya mencegah publikasi huru-hara yang tengah terjadi di negara tersebut. Pada Minggu (30/1/2011), Menteri Informasi Mesir Anas al-Fikki mengeluarkan perintah penghentian operasi stasiun televisi Al Jazeera di negara tersebut.

Demikian dilaporkan kantor berita Mesir, MENA, yang dilansir AFP. Sebelumnya, Al Jazeera merupakan salah satu stasiun televisi yang menyiarkan kerusuhan antipemerintah di Mesir secara langsung selama beberapa hari.

“Menteri Informasi menghentikan semua kegiatan Al Jazeera, menghentikan lisensi siaran dan menarik izin liputan semua staf mulai hari ini,” demikian pernyataan pemerintah yang dilansir MENA.

Belum jelas apakah dengan tindakan tersebut Al Jazeera tak dapat lagi menayangkan siaran langsung dari Mesir. Sampai saat ini Al Jazeera terus menayangkan peristiwa kerusuhan di Mesir yang masih meletup di sejumlah tempat.

Sebelumnya, Pemerintah Mesir memblokir akses Facebook dan Twitter dari negara tersebut sejak kerusuhan mulai meletup. Akses telekomunikasi melalui jaringan seluler pun sempat mati.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*