Pemilu 2014 dalam Angka

Relawan KPU Kota Solo melakukan sosialisasi pelaksanaan Pemilu 2014 di Pasar Gede Solo, Jawa Tengah, (5/4). ANTARA/Andika Betha

TEMPO.CO, Jakarta – Pemilihan Umum Legislatif 2014 tinggal menghitung hari. Pada 9 April nanti, 186 juta penduduk Indonesia akan menggunakan hak pilihnya. “Sejauh ini sudah siap,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ferry Kurnia Rizkiyansyah kepada Tempo, Ahad, 6 April 2014.

Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan pergerakan logistik sudah menuju ke PPK (Panitia Pemilu Kecamatan) di kecamatan dan PPS (Panitia Pemilu tingkat Desa) di desa. KPU sudah membagikan saluran Daftar Pemilih Tetap (DPT) ke masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS). Total DPT per 24 Maret 2014 sebanyak 186.569.233 jiwa.

Soal pengamanan, KPU sudah berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian RI. Dana yang dibutuhkan untuk pengamanan, antara lain RP 100 miliar untuk TNI dan RP 1,6 triliun untuk Kepolisian.

Berikut Pemilu 2014 dalam angka yang dirangkum Tempo dari data KPU:

Sebanyak 12 partai dan tiga partai lokal akan bertarung di pemilu legislatif 9 April 2014.

Ada 185.822.507 jiwa pemilih tetap Februari 2014, kemudian bertambah menjadi 186.569.233 jiwa per 24 Maret 2014, dengan 2,1 juta pemilih di luar negeri.

Ada 93.418.119 jumlah pemilih laki-laki per 24 Maret 2014 dan 93.151.087 jumlah pemilih perempuan per 24 Maret 2014.

Ada 900.000 lebih jiwa daftar pemilih khusus pada Akhir Maret 2014.

Baca Juga :  Larangan Ahmadiyah - FPI Demo Sultan, Kepatihan Ditutup

Ada 200 ribu calon anggota legislatif, 19.699 total kursi yang diperebutkan secara nasional; 560 kursi  DPR,  132 kursi DPD, 2.112 kursi DPRD Provinsi, 16.895 kursi DPRD kabupaten/kota.

Ada 2.471 total daerah pemilihan secara nasional, 77 daerah pemilihan DPR, 33 daerah pemilihan DPD, 259 daerah pemilihan DPRD Provinsi, 2.102 daerah pemilihan DPRD kabupaten/kota.

Ada 546.278 tempat pemungutan suara di dalam negeri dengan 3.823.946 petugas TPS, 1.092.556 petugas perlindungan masyarakat, dan 130 titik penyelenggaraan pemilu di luar negeri.

Ada 15 konsorsium percetakan surat suara yang mencetak 758.498.943 lembar surat suara senilai Rp 300 miliar lebih serta 3 juta lebih surat suara rusak.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*