Pemkab Madina Defisit Anggaran Keuangan TA 2010, Capai Rp 53 M

64488596c6b8776b93e861de66a5da06feb7570 Pemkab Madina Defisit Anggaran Keuangan TA 2010, Capai Rp 53 MPemkab Mandailing Natal (Madina) mengalami defisit anggaran keuangan Tahun Anggaran 2010. Berdasarkan informasi yang diperoleh wartawan, Selasa (28/9) menyebutkan defisit anggaran Pemkab Madina mencapai sekitar Rp 53 M. Hasil tersebut diperoleh wartawan saat diadakannya rapat koordinasi Pj. Bupati Madina Ir Aspan Sofian Batubara dengan para pimpinan SKPD di ruang rapat bupati, Senin (27/9).

Plt Sekda Madina Gozali Pulungan SH MM kepada wartawan tidak membantah Pemkab Madina mengalami defisit anggaran keuangan TA 2010. Namun Sekda Gozali mengatakan jika secara teknis persoalan itu lebih pas untuk dijawab Kadis Keuangan.

Sebelumnya pada acara silaturrahmi Pj Bupati Madina Aspan Sofian dengan wartawan di Aula Kantor Bupati, mengakui terjadinya defisit. Namun Sofian membantah jika disebutkan sebagai kebobolan. Sofian juga enggan menyebutkan jumlah besaran defisit yang sebenarnya. “Yang pasti ini bukan kebobolan, melainkan defisit saja sehingga harus dibedakan kebobolan dengan yang defisit,” jelas Aspan ketika itu.

Sementara itu Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Madina Rasyid Ritonga menjawab wartawan, membenarkan terjadinya defisit anggaran keuangan Pemkab Madina. Hanya saja Rasyid tidak mengungkapkan besaran angkanya. “Angka finalnya belum diketahui pasti, karena masih dilakukan perhitungan-perhitungan,” ujar Rasyid yang mulai menjabat sebagai Kadis Pengelola Keuangan dan Asset Daerah Madina sekitar 2,5 bulan lalu.

Mengenai penyebab defisit Rasyid menjelaskan adanya sejumlah pos pengeluaran yang tak ditampung di APBD 2010, dan belum maksimalnya kucuran Bantuan Daerah Bawahan (BDB) dari provinsi serta perolehan PAD TA 2010 yang hingga September ini masih dibawah 50 persen.

Baca Juga :  Isu PANAS Yang Beredar Luas; Untuk Memuluskan Pengesahan APBD 2010 Pemko Setor Rp. 600 Juta ke DPRD Padangsidimpuan

Rasyid juga menambahkan terjadinya pertambahan jumlah pegawai akibat penerimaan CPNS tahun 2009, dan pembengkakan pengeluaran di pos tunjangan jabatan akibat keterlambatan masuknya data dari BKD Madina juga menjadi penyebab defisit anggaran Pemkab Madina.

Sumber: http://hariansib.com/?p=143452

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Pemkab Madina itu baru jika dilihat dari segi barunya jadi Kabupaten… jadi menurutku sih masih wajar2 saja kalau defisit, hanya defisit itu perlu dicermati dan dicari solusinya… karena bicara masalah laporan keuangan adalah bicara masalah data yang terjadi dan data yang akan terjadi….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*