Pemkab Tapsel Bagi-bagi Amplop Kepada Penyelenggara Pemilu

Staf Kantor Kesbangpol dan Linmas Tapsel membagikan amplop kepada peserta.

Tapsel, (beritasumut.com) – Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dimotori Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat mengumpulkan KPU, Panwaslu Kabupaten, PPK dan Panwaslu Kecamatan se Kabupaten Tapanuli Selatan di Aula Kenanga Kantor Bupati Tapsel, Selasa (21/01/2014) pukul 14.00 WIB s/d sekitar Pukul 17.00 WIB.

Acara dengan dalih rapat koordinasi tersebut dibuka Bupati Tapanuli Selatan Sahrul M Pasaribu dan disebutkan merupakan kegiatan Kantor Kesbangpol dan Linmas disinyalir berbau politis untuk tujuan tertentu yang diduga berhubungan dengan adanya Caleg DPR RI dari salah satu partai peserta pemilu yang disebut merupakan keluarga oknum Bupati Tapsel.

Hasil pantauan wartawan, dalam acara tersebut diikuti 120 orang dari unsur penyelenggara pemilu di Kabupaten Tapanuli Selatan diberikan snack dan diwarnai bagi bagi amplop yang disebut berisi uang sebesar Rp200 ribu per orang untuk 112 orang unsur penyelenggara pemilu tingkat kecamatan.

Aktifis Tapsel S Togi Ritonga kepada wartawan di Padang Sidimpuan, Kamis (23/1/2014) tidak menafikan adanya indikasi tertentu dibalik acara yang diselenggarakan Kantor Kesbangpol dan Linmas tersebut.

“Pertanyaan pertama, kalau itu kegiatan Kesbang, maka kenapa harus diselenggarakan di Kantor Bupati dan pesertanya kenapa harus penyelenggara pemilu? Apakah acara itu merupakan rapat koordinasi penyamaan persepsi untuk dukung mendukung? Kalau penyelenggara pemilu saja sudah terlibat dukung mendukung maka pemilu jujur dan adil di Kabupaten Tapanuli Selatan akan jauh panggang dari api,” ujarnya.

Baca Juga :  Kadis Pertambangan dan Energi Sumut; Produksi Emas di Batang Toru Mulai Juli 2012

Selain itu, Ritonga mengatakan sumber dana untuk acara yang disebut kegiatan Kantor Kesbangpol dan Linmas itu patut dipertanya sebab sesuai data yang ada, untuk Tahun Anggaran 2014 di Kesbang dan Linmas Kabupaten Tapanuli Selatan terdapat kegiatan Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan Lingkungan Rp3.321.554.500, Kegiatan Tim Terpadu Penanganan Gangguan Kemanan Dalam Negeri Rp980.500.000, Program Pengembangan Wawasan Kebangsaan Rp221.587.000, Program Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menjaga Ketertiban dan Keamanan Rp254.058.000, Program Pendidikan Politik Masyarakat Rp.590.160.000, Peringatan HUT Tapanuli Selatan Rp46.548.000.

“Menjadi pertanyaan sumber anggaran yang mana yang mereka pergunakan untuk membiayai kegiatan tersebut. Dari seluruh mata anggaran yang ada tidak ada terlihat kegiatan yang berhubungan dengan KPUD dan Panwaslu Kab, PPK dan Panwaslu Kecamatan,” ujarnya.

Kemudian penyelenggaraan acara tersebut juga dinilai merupakan pelanggaran terhadap Pasal 61 ayat (2) Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang menyebutkan bahwa Pengeluaran kas yang mengakibatkan beban APBD tidak dapat dilakukan sebelum rancangan peraturan daerah tentang APBD ditetapkan dan ditempatkan dalam lembaran daerah.

“Sebagaimana diketahui bahwa APBD Tapanuli Selatan masih dalam tahap evaluasi/verifikasi di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Gubernur) atau belum ditempatkan dalam lembaran daerah, dan kegiatan yang dilaksanakan Kantor Kesbangpol dan Linmas itu bukan merupakan kegiatan yang mengikat ataupun belanja yang bersifat wajib,” jelas Ritonga.

Baca Juga :  'PSSI Berubahlah! PSSI Terbukalah!'

Upaya konfirmasi terkait hal tersebut tidak Kepala Kantor Kesbangpol dan Linmas Tapsel Ibrahim tidak berhasil diperoleh hingga berita ini dikirimkan. (BS-029)

Sumber : beritasumut.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

3 Komentar

  1. beritanya tentang Wali Kota Padangsidimpuan Terseret Korupsi Alkes Paluta kenapa tidak ada di posting di apa kabar sidimpuan nih ??

  2. Mornif…. jadi Caleg aja kau, siapa tau moncreng dan jadi ketua DPRD nah… dengan begitu BABA KAU YANG RUAK itu bisa tampil beda. ! komentar aja lu yang bisa.

  3. Caleg DPR-RI keluarga Syahrul Bupati? Paling Gus Irawan, tapi kok beritanya nggak “situlduk mata ni horbo”? Soal APBD belum final? Akh, Syahrul kan :sababa” sama Rahmat ketua DPRD, bisa dikondisikan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*