Pemkab Tapsel berlakukan tanggap darurat

www.waspada.co.id

P.SIDIMPUAN – Pasca banjir bandang di kecamatan Sayurmatinggi, kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (3/4) malam, Pemkab  melakukan tanggap darurat dengan mengintensifkan penanggulangan bencana.

Bahkan, Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan  langsung memantau keadaan warga sekaligus memberikan bantuan dan dorongan moril supaya warga sabar, tenang dan tidak panik menghadapinya.

Sementara pelaksana Sekda Ibrahim Harahap, mengatakan meski lokasi banjir terdapat banyak kayu log namun banjir banding tidak ada kaitannya dengan praktik illegal loging, karena sampai sekarang  masih dalam pemantauan dan penyelidikan.

Ibrahim mengatakan, Pemkab Tapsel sudah menurunkan bantuan 4,2 ton beras dan sembako. Alat berat Dinas PU sudah menanggulangi sampah dari pemukiman warga.

Katanya, tenaga medis dan obat-obatan telah dipasok di posko kesehatan dengan memanfaatkan fasilitas Kantor Pusat Kesehatan Desa (Puskesdes) di desa Tanjungmedan. Dan, sampai hari ini belum ada kesehatan warga yang mengkhawatirkan.

Mengenai bantuan pemerintah daerah kepada warga yang rumahnya hancur dan rusak berat, Ibrahim mengaku akan mengadakan rapat dulu dengan bupati dan instansi terkait untuk mengkaji dan membahas tindakan lanjutan.

Data sementara di Posko Bencana Tapanuli Selatan, kerusakan fatal terjadi di Desa Tanjungmedan, di desa itu 8 unit rumah rusak total, 7 unit rusak berat, 15 unit rusak ringan. Korban jiwa seorang, luka berat 4, luka ringan 50, dan ternak 30 ekor lebih.

Baca Juga :  Lagi, Tikus Serang Tanaman Padi Di Desa Gunung Tua Tonga

Di desa Aek Uncim korban jiwa 2, dan 1 kilang padi rusak berat. Sementara, di desa Aek Parupuk korban jiwa tidak ada, tapi korban luka ringan 20 lebih, rumah rusak total 1, rusak berat 4, rusak sedang 7. Sedangkan di desa Panindoan tidak ada korban jiwa maupun  luka berat, rumah rusak total 1, rusak berat 4, dan 1 surau juga rusak berat.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*