Pemkab Tapsel Terima 14 Set Perangkat e-KTP

TAPSEL- Pemkab Tapsel telah menerima 14 set perangkat e-KTP, bantuan dari pemerintah pusat. Namun jumlah itu masih kurang, sebab masing-masing kecamatan berhak mendapat jatah 2 set perangkat e-KTP. “Kekurangan satu set untuk tiap kecamatan sudah kita laporkan ke pusat. Pemkab hanya penerima saja. Kita belum tahu kapan pastinya kekurangan perangkat tersebut tiba di Tapsel ini,” ujar Pelaksana Kadisdukcapil Hotma Dalid Harahap, kepada METRO, Selasa (13/9).

Masih kata Hotma, ke-14 set perangkat e-KTP itu sudah terpasang di 14 kecamatan di Tapsel. Namun kata Hotma, belum seluruhnya utuh, seperti di Kecamatan Tantom Angkola, perangkat parabolanya sudah terpasang. Sementara di Kecamatan Marancar, perangkat parabolanya baru akan dipasang Selasa (13/9). “Meski demikian, kita tetap berupaya semaksimal mungkin bagaimana agar program pemerintah di Tapsel ini sukses,” tuturnya.

Dia menyampaikan sejak Selasa (13/9), pemkab terus melakukan sosialisasi program e-KTP ke tengah-tengah masyarakat. Sebelumnya juga, Bupati Syahrul M Pasaribu bersama SKPD,  juga sudah melakukan sosialisasi. Tujuannya agar masyarakat wajib KTP nantinya bisa lebih memahami kegunaan e-KTP dan tidak bingung saat hendak melakukan proses penerbitan e-KTP.
Sekadar diketahui, baik Bupati Syahrul M Pasaribu, Wabup Aldinz Rapolo Siregar, dan intansi terkait, secara bertahap akan turun ke tengah-tengah masyarakat. Kegiatan itu untuk menyosialisasikan penerbitan e-KTP, sekaligus simulasi proses penerbitannya.

Pada kesempatan itu, bupati melakukan sosialisasi sekaligus simulasi di Kantor Kecamatan Sayur Matinggi dan Kecamatan Tantom Angkola. Dalam pertemuan itu, para kepala desa, lurah, tokoh agama, masyarakat, pemuda, dan komponen masyarakat lainnya hadir.

Baca Juga :  Elpiji 3 Kg Hilang di Sidimpuan

Bupati Syahrul M Pasaribu menyampaikan, Tapsel bersama 14 kabupaten/kota dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, ikut program awal pemerintah ini. Ia mengatakan, Pemkab Tapsel, melalui kecamatan tinggal melaksanakan saja, sehingga penerbitan e-KTP gratis.

Ia berpesan kepada Disdukcapil dan camat, ketika penerbitan e-KTP dimulai nantinya bisa mengaturnya secara bergiliran ke setiap desa. Gunanya agar teratur dan warga tidak perlu harus berlama-lama mengantre di kantor kecamatan. “Waktunya sangat singkat, sekitar 100 hari,” ujar bupati.

Dalam simulasi di Kantor Kecamatan Sayur Matinggi, Bupati Syahrul M Pasaribu dipandu Kadisdukcapil praktik langsung. Hadir plt Sekdakab Aswin Efendi Siregar, Ketua PKK Tapsel Hj Syafia Lina Syahrul M Pasaribu, dan pengurus PKK.
Dalam ruangan yang menyediakan cermin dan sisir, itu wajib KTP akan difoto. Bupati yang mendapat giliran pertama memasuki ruangan yang sudah ditunggu operator. Bupati langsung duduk di kursi yang disediakan dan menghadap kamera lalu difoto.

Berikutnya, bupati berdiri dan membubuhkan tanda tangan di atas perangkat ekektronik. Lalu sidik jarinya diambil. Pertama empat jari tangan kanan tanpa jempol, lalu 4 jari tangan kiri tanpa jempol, dan kedua jempol, lalu pengambil foto iris mata, dan proses simulasi selesai. “Diperkirakan, waktu proses penerbitan setiap satu e-KTP sekitar 3-5 menit,” terang bupati.

Dalam sosialisasi dan simulasi penerbitan e-KTP di Kecamatan Tantom Angkola, Hotma Dalid menyebutkan, direncanakan pekan depan, akan dilakukan launching penerbitan e-KTP di satu kecamatan. Kemudian diikuti 13 kecamatan lainnya, waktunya belum ditentukan, termasuk di kecamatan mana tempat launching juga belum ditetapkan.

Baca Juga :  Jalinsum di Palas Rusak Parah

Untuk diketahui, perangkat keras untuk pembuatan e-KTP, yang diterima tiap kecamatan, berupa server untuk database dan Afis 1 buah, Ups 2200 VA 1 buah. Kemudian dekstop PC 2 buah, UPS 1000 VA 2 buah, fingerprint scanner 2 buah, smartcard reader/writer 2 buah, signature pad 2 buah, kamera digital /web camera 2 buah, tripod 2 buah, hard disk ekternal (back up) 1 buah, switch dan cabeling 1 buah, digital scanner 1 buah.

Sementara untuk perangkat lunak, berupa Operating System (OS)-windows server 1 buah, database engine (SE Edition 5  User)1 buah, Aplikasi AFIS sistem 1 buah, anti virus client 1 buah, anti virus cerver 1 buah. Kemudian perangkat jaringan komunikasi data, berupa antena Indosat (parabola). (neo/dro)

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Wow. This post made me realize that I’ve been radnieg you for over 6 years! I started while you were still preggers with Kyle. Crazy stuff, KTP and I wouldn’t have it any other way.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*