Pemkab Terima 20 TPS dari PT SM

MADINA-PT Sorikmas Mining (SM) yang bergerak di tambang emas di Kabupaten Madina menyerahkan bantuan 20 unit Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah kepada Pemkab Madina.

Bantuan diterima melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH), Kebersihan dan Pertamanan yang nantinya untuk dibagikan ke masyarakat, Selasa siang (20/12) kemarin.

Direktur PT SM melalui Humas, Jefriady Siregar kepada METRO usai menyerahkan TPS mengatakan, bantuan sebagai bentuk kepedulian dan wujud sosial resfonsibility perusahaan bagi masyarakat Madina. PT SM akan terus aktif memberikan bantuan sosial untuk kepentingan publik.

”bantuan ini sebagai bagian dari wujud peduli sosial kita terhadap masyarakat Madina sebagai wilayah beroperasinya perusahaan kami, kami akan tetap tanggap terhadap kesejahteraan masyaraka,” sebut Jefriady Siregar.

Kemudian, sebutnya, bantuan tersebut masih bagian kecil dari upaya perusahaan dalam mensejahterakan masyarakat, karena perusahaan juga telah banyak membagikan bantuan serupa langsung diserahkan kepada masyarakat di sekitar lokasi tambang. Dan perusahaan juga dalam waktu dekat akan menyerahkan bantuan serupa ke BLH, Kebersihan dan Pertamanan.

”Seperti di Nagajuang kita juga telah menyerahkan TPS, dan yang mengerjakan pembuatannya juga masyarakat itu sendiri agar lebih kreatif bahkan pembuatannya juga melibatkan anak-anak TK untuk membuat gambar lukisan di badan TPS itu,” katanya.

Kepala Badan Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan, Pemkab Madina, Ir Miswar Efendi didamping Kabid Kebersihan dan Pertamanan, Rahmadsyah Lubis yang menerima bantuan itu mengucapkan terima kasih kepada PT SM yang telah aktif membantu kesejahteraan masyarakat meskipun dengan cara-cara kecil. Hal ini diyakini akan bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kejari Padangsidimpuan komit berantas korupsi

”Kita sangat berterima kasih kepada perusahaan PT SM yang telah memberikan bantuan TPS sebanyak 20 unit, ini akan kita bagikan kepada masyarakat yang membutuhkan tempat sampah karena kamiakui TPS yang disediakan oleh Pemkab Madina masih sangat terbatas mengingat dana yang terbatas juga, untuk itulah bantuan ini kami yakin akan sangat bermanfaat bagi masyarakat kita,” ujarnya.

Harapannya, kepada PT SM agar terus proaktif dalam membantu kesejahteraan masyarakat karena dengan itu masyarakat akan merasakan damfak positif hadirnya perusahaan ini di Madina. (wan/mer)

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. 20 TPS.. ya kurang lebih berapa kg emas ya……… PEMDA setempat tidak perlu merasa bangga atas tindakan ini….. kalau memang mau peduli terhadap lingkungan masyarakat 20 TPS, baru dikatakan peduli kalau, Seluruh sekolah ditingkat Kabupaten ini GRATIS oleh pihak PT.SM. Jika diperhitungkan dengan hasil yang didapatkan oleh PT. SM dari pemamfaatan galian EMAS, maka itupun tidak seberapa untuk sebuah pertambangan Emas, apalagi dengan harga emas sekarang…
    Ibarat semut tidak akan lari dari manisan, sama dengan Perusahaan/investor tidak akan lari jika mereka untung.
    Cara-cara pemberian 20 TPS itu adalah salah satu cara pendekatan bagi masyarakat setempat dengan memamfaatkan yang punya kekuasaan untuk meluluhkan hatii masyarakat.. dan cara ini cara yang dipakai saat jaman Penjajahan jaman dulu, orde lama, orde baru dulu, artinya SAMA SAJA….
    Sekali lagi, kalau PT. SM dan PEMDA madina benar-benar mempunyai rencana peduli lingkungan (terlepas ada kepentingan pribadi / golongan) dengan melakukan salah upaya peduli masyarakat maka buktikan dengan membiayai seluruh sekolah sekabupaten MADINA hingga tinggkat SMA dengan menanggung seluruh biayanya selain biaya gaji guru, membiayai dan membuat serta memperbaiki irigasi pengairan untuk pertanian, membiayai perluasan pembukaan sawah-sawah masyarakat, dan hal lainnya yang membuat masyarakat nyaman dengan kehadiran PT. SM yang akan menghasilkan produksi uang di wilayah ini, maka barulah kita perlu kita ucapkan bahwa PT.SM yang selalu dibela mati-matian oleh PEMDA karena sudah terikat kontrak hitam diatas putih yang sudah ditandatangani oleh PEMDA dengan pihak Investor melalui PT. SM benar-benar peduli terhadap lingkungan masyarakat sekitarnya, kalau tidak maka yang ada dimasa akan datang adalah kebahagian sisa-sisa dan bentrokan-bentrokan serta hal lainnya yang bisa merugikan masyarakat sekitarnya.
    Jadi pihak PEMDA jangan senang dibuat seperti boneka dengan 20 TPS itu..tapi perjuangkanlah jauh lebih daripada itu mengingat yang didapatkan dari pertambangan emas biasanya rata-rata berbicara trilliunan, bukan milliaran lagi….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*