Pemko P.Sidimpuan telantarkan Stadion Naposo

%name Pemko P.Sidimpuan telantarkan Stadion NaposoP.SIDIMPUAN – Stadion HM Nurdin atau Stadion Naposo di Kota Padangsidimpuan selama ini dibiarkan tanpa perawatan dan kini terlantar. Kondisi aset daerah bernilai sejarah dan punya banyak fungsi itu cukup memprihatinkan.

Dari hasil pantauan, rumput lapangan sepakbola banyak yang gundul. Lintasan lari yang mengitarinya banyak sampah dan di sampingnya ditumbuhi ilalang setinggi pinggang orang dewasa.

Sementara tempat penonton di antara pagar jaring pembatas dengan tembok stadion sudah tidak bisa dilalui. Pasalnya, rumput ilalang tumbuh subur, menyemak dan dengan ketinggian mencapai 2 meter.

Di bagian tribun, bercak-bercak bekas aliran air sudah mewarnai dinding. Sedangkan warna cat pada tempat duduk permanent sudah tidak jelas lagi dan pagar jaring pembatas tribun sebelah kanan sudah ambruk.

Ruangan dan kantor di bawah tribun tidak berfungsi. Kaca jendela berpecahan, pintu ruangan jebol, sampah menumpuk dan bau pesing. Sama sekali tidak ada perawatan.

Stadion yang ketika di tangan Pemkab Tapanuli Selatan sempat terurus, kini setelah di bawah naungan Pemko Padangsidimpuan kondisinya hancur dan tidak terawat.

Dari luar pintu gerbang, warna lumut lebih mendominasi daripada cat dindingnya. Kemudian ruang pengambilan tiket dan informasi pemakaian stadion sangat kumuh serta tidak pernah diisi oleh petugas.

Stadion itu kini hanya dipakai segelintir orang untuk jogging dan bermain-main sepakbola. Stadion HM Nurdin itu kini lebih banyak digunakan untuk acara seremonial dan pertunjukan musik.

Baca Juga :  Jalinsum Padangsidimpuan Lumpuh

Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang Sidimpuan, H Khoiruddin Nasution, menyesalkan kondisi Stadion HM Nurdin yang terlantar.

Sikap Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan yang menelantarkan stadion kebanggaan dan terbesar di wilayah Tapanuli Bagian Selatan tersebut sangat mengecewakan.

“Ini aset berharga dan punya nilai sejarah. Kita cukup sesalkan Dispora Budpar yang vakum dan sepertinya lebih fokus pada proyek-proyek pembangunan daripada peningkatan prestasi olahraga dan pemeliharaan sarana olahraga,” ujar Nasution.

Humas KONI Padangsidimpuan Borneo Dongoran dan Sarliman Manurung juga menyesalkan sikap pemerintah daerah yang menelantarkan Stadion HM Nurdin. (a27)

Sumber: waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*