Pemko Padangsidimpuan Diminta Buat Perda Sampah

SIDIMPUAN – Keberadaan sungai di Kota Psp diketahui masih menjadi sarana yang sangat dibutuhkan masyarakat, sebagai tempat melakukan sejumlah aktivitas sehari-hari, seperti mencuci, mandi dan lainnya. Namun sayangnya, kesadaran warga dalam hal membuang sampah masih terbilang rendah. Sebab, masih banyak ditemukan sampah yang dibuang ke aliran sungai.

Kepada METRO, Senin (10/11) Ketua DPD Perhimpunan Pemuda Lingkungan Hidup Indonesia (PPLHI) Kota Psp, Andika Daulay mengatakan, hasil dari kegiatan bersih-bersih sungai dan pembagian kantong plastik yang dilakukan pihaknya pada Minggu (9/11) lalu, ternyata mendapat respon positif dari sejumlah warga. Bahkan menurutnya, warga pun menyampaikan aspirasinya terkait aksi tersebut.

“Ada sejumlah warga dari tiga kelurahan di Kota Psp yang menyambut positif kegiatan bersih-bersih sungai yang kami lakukan kemarin. Bahkan mereka meminta agar kegiatan ini rutin dilaksanakan,” ucapnya.

Terang Andika, dari hasil-hasil kegiatan yang dilakukan bersama dengan kelompoknya tersebut, mereka merasa sangat prihatin dengan kondisi sungai yang terlihat banyak tumpukan sampah, yang sebagian besar bersumber dari limbah rumah tangga.

Rupanya, jelas Andika, adapun penyebab warga banyak yang membuang sampah ke aliran sungai, disebabkan tidak adanya petugas kebersihan yang menangani pengutipan sampah di tempat mereka. Akhirnya, banyak warga yang memilih jalan pintas dengan membuang sampah ke sungai.

Ia juga menerima aspirasi warga terkait banyaknya sampah yang dibuang ke sungai tersebut. Seperti di aliran sungai Batang Ayumi yang mengalir di Kelurahan Bincar Kota Psp dan sejumlah tempat lain.

Baca Juga :  Mahasiswa Tuntut Kadisdik Tapsel Dicopot - Kantor Bupati & Disdik Tapsel Dilempar Telur Busuk

“Warga juga meminta pemerintah membuat aturan mengenai pembuangan sampah ke bantaran sungai. Karena sampai saat ini, sungai masih banyak dipergunakan untuk mandi dan mencuci, serta pemanfaatan kearifan lokal, yakni lubuk larangan,” sambungnya.

Menanggapi aspirasi warga tersebut, ia bersama jajarannya, dalam waktu dekat akan langsung beraudiensi dengan pemerintah kota untuk menyampaikan aspirasi ini. “Kami kumpulkan datanya dulu. Nantinya akan kami sampaikan ke pihak pemerintah.” (yza)

/METROSIANTAR.com,

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*