Pemko Padangsidimpuan Harus Umumkan Prosedur Pelamaran CPNS

Kamis, 29 Oktober 2009 – www.metrosiantar.com

Rekrut 410 CPNS
SIDIMPUAN-METRO; Ketua Komisi I DPRD Padangsidimpuan, Khoiruddin Rambe didampingi Syahrun Harahap, Rabu (4/11) mendatang berencana memanggil pejabat terkait Pemko Padangsidimpuan, membicarakan prosedur penerimaan CPNS.

Meski pelamaran baru akan dimulai 13 November mendatang, namun Khoiruddin berharap Pemko Padangsidimpuan segera mengumumkan prosedur penerimaan berkas CPNS, apakah melalui kantor pos atau langsung diantar ke kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Padangsidimpuan, sehingga nantinya tidak ada kesalahan pengiriman yang dilakukan oleh para pelamar.

Sementara itu Kepala Kantor Pos Cabang Padangsidimpuan, Kasno mengatakan, sesuai pengalaman tahun lalu, lima daerah di Tabagsel melakukan kerjasama dalam penerimaan berkas pelamar CPNS. Namun pada penerimaan CPNS tahun 2009, kata Kasno, baru Kabupaten Madina yang sudah setuju melakukan kerjasama, sedangkan Tapsel dipastikan tidak melakukan kerjasama karena jumlah CPNS yang diterima terbilang sedikit yakni 45 orang.

“Sedangkan Palas, Paluta dan Pemko Padangsidimpuan belum ada melakukan kerjasama dengan pihak kantor pos dalam penerimaan berkas-berkas para pelamar,” katanya.

Dijelaskannya Kasno, kendala yang dialami dalam kerjasama tersebut di antaranya, karena biaya yang dikenakan dalam pengiriman berkas pelamar CPNS terlalu besar. Padahal menurut Kasno, biaya yang diajukan sangat terjangkau, meski diakuinya biaya yang dikenakan sesuai jauh dekatnya wilayah daerah tersebut.

“Tapi keuntungan yang diambil sangat banyak, semisal pelamar tidak harus antrian, jauh lebih hemat waktu, biaya yang dikeluarkan sedikit karena hanya untuk biaya pengiriman melalui kantor pos terdekat. Pengambilan nomor ujian juga akan diantar langsung oleh petugas kantor pos, menghindari terjadinya kecurangan antara pelamar dengan panitia. Bandingkan jika harus mengantar sendiri berkas tersebut ke BKD karena belum tentu dalam sehari itu berkas bisa terima,” pungkasnya.

Selain itu, tambah Kasno, pekerjaan panitia penerimaan CPNS juga akan semakin mudah karena secara prosedural syarat-syarat yang harus dilengkapi oleh pelamar sudah terpampang di kantor pos.

“Panitia BKD nantinya hanya tinggal memeriksa saja,” katanya.

Pemko Rekrut 410 CPNS

Sementara berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Padangsidimpuan dan surat Men Pan tentang persetujuan CPNS Kota Padangsidimpuan tahun 2009, sebanyak 410 orang CPNS akan direkrut terdiri dari tenaga guru sebanyak 186 orang, tenaga kesehatan 99 orang, dan tenaga teknis 125 orang. Pengumuman itu sudah dipampangkan di Kantor Pos Cabang Padangsidimpuan sejak Selasa (27/10) lalu.

Pendaftaran dimulai 30 Oktober hingga 13 November di gedung SMKN 2 (STM Negeri), Jalan Sutan Sori PAda Mulia No 36, Sadabuan, Padangsidimuan. Pengambilan nomor ujian mulai 16 hingga 19 November di gedung SMKN 2 (STM Negeri).

Sementara lokasi pelaksanaan ujian baru dapat diketahui pada 23-24 November, di mana untuk tenaga guru bertempat di Kantor Disdik Padangsidimpuan Jalan AH Nasution, Pijor Koling. Untuk tenaga kesehatan bertampat di Dinas Kesehatan Padangsidimpuan, Jalan Tengku Rijal Nurdin, KM 7, Pijor Koling, dan untuk tenaga teknis bertempat di gedung SMKN 2, Jalan Sutan Sori Pada Mulia No 36, Sadabuan.

Pelamar Incar Materai

Semakin dekatnya pendaftaran calon pegawai negeri sipil di wilayah Tapanuli bagian selatan, semakin banyak pula para pelamar membeli materai sebagai pelengkap administrasi. Kantor Pos Cabang Padangsidimpuan sendiri sudah mempersiapkan materai dalam jumlah besar untuk memenuhi pesanan dari para pelamar.

Kepala Kantor Pos Cabang Padangsidimpuan, Kasno, Senin (26/10) kemarin mengatakan, peningkatan pembelian materai terjadi sejak dibukanya pengumuman penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pihaknya sendiri, sudah mempersiapkan materai dalam jumlah banyak di 5 daerah di Tabagsel seperti Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, dan Padangsidimpuan.

Diterangkan Kasno, jika hari biasa materai Rp3.000 maupun materai Rp6.000 dalam sebulan hanya laku sekitar 100 lembar. Namun setelah pengumuman CPNS dibuka, untuk Kabupaten Mandailing Natal saja sudah dikirimkan sebanyak 1.000 lembar materai.

“Saat momen seperti ini pembelian materai pasti meningkat,” ujarnya.

Namun Kasno mengingatkan agar mewaspadai beredarnya materai palsu, karena jika menggunakan materai palsu maka dari sisi legalitas tidak akan diakui, atau bagi pelamar nantinya jika diketahui bahwa materai yang digunakan palsu, maka berkas lamaran akan dikembalikan.

“Jika membeli materai di kantor pos maka harga materai 3.000 tetap dijual Rp3 ribu. Begitu juga dengan materai 6.000 dijual dengan harga Rp6 ribu,” katanya. (phn)

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Pemko Padangsidimpuan Harus Umumkan Prosedur Pelamaran CPNS facebook Pemko Padangsidimpuan Harus Umumkan Prosedur Pelamaran CPNS twitter Pemko Padangsidimpuan Harus Umumkan Prosedur Pelamaran CPNS linkedin Pemko Padangsidimpuan Harus Umumkan Prosedur Pelamaran CPNS email Pemko Padangsidimpuan Harus Umumkan Prosedur Pelamaran CPNS print Pemko Padangsidimpuan Harus Umumkan Prosedur Pelamaran CPNS

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*