Pemko Sidimpuan Raih Penghargaan Sebagai Pengelola Keuangan Terbaik se-Sumatera Utara

Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan mendapatkan penghargaan dari Menteri Keuangan atas prestasinya dalam sistem pengelolaan keuangan terbaik se- Sumatera Utara (Sumut).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan, Sarmadhan Hasibuan, menuturkan penghargaan itu diperoleh pada Senin (4/4) lalu. Selain Padangsidimpuan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) juga mendapatkan penghargaan serupa. “Pemko Padangsidimpuan menjadi juara I untuk sistem pengelolaan keuangan daerah terbaik se-Sumut.

Mewakili Pemko Padangsidimpuan,saya berterima kasih kepada pemerintah pusat khususnya Menteri Keuangan atas penghargaan yang sudah diberikan kepada daerah ini,” paparnya kepada SINDO,kemarin. Atas prestasi yang ditunjukkan Pemko Padangsidimpuan, Menkeu juga memberikan bonus sebesar Rp24 miliar kepada pemerintah Kota Salak tersebut.Bonus langsung dimasukkan ke rekening pemerintah daerah. Rencananya, dana itu akan dipergunakan langsung untuk pembangunan di Kota Salak.Sedikitnya 20% untuk kemajuan dunia pendidikan dan selebihnya digunakan untuk tambahan dana pembangunan infrastruktur jalan, serta pembangunan fisik lainnya yang dianggap masih dibutuhkan.

“Yang terpenting dana yang berasal dari bonus itu harus difokuskan untuk dunia pendidikan karena Padangsidimpuan sejak dulu dikenal sebagai kota pendidikan,”ujarnya. Pemko Padangsidimpuan akan lebih meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerahnya sehingga tingkat kebocoran keuangan dapat terus diminimalisasi.Pengelolaan keuangan harus dikelola dengan lebih transparan sehingga prestasi itu bisa dipertahankan. Ketua Fraksi Demokrat DPRD Padangsidimpuan Khoiruddin Nasution menyebutkan, penghargaan yang diterima Pemko Padangsidimpuan tersebut diharapkan tidak membuat pemerintah daerah bangga berlebihan. Penghargaan semestinya membuat Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) pengelola keuangan lebih meningkatkan pengelolaan keuangan sehingga tidak ada kebocoran.

Baca Juga :  Nias nan Cantik

“Mungkin saja tahun ini Padangsidimpuan yang terbaik, namun tahun yang akan datang menjadi yang paling hancur,” tegasnya. Dia menambahkan,para pejabat Pemko Padangsidimpuan harus terus melakukan evaluasi kebijakan pengelolaan keuangan daerah sehingga manajemen keuangan lebih rapi. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. Yang TerbaiK ??? Saya tdaik tau sudah WTP atau tdk LKPD nya tapi dari sudut pelayanan Publik yg tgl 28 Maret diadakan oleh Kemen PAN dan RB Kota Padangsidimpuan tdk masuk tuh.. tapi semoga ada peningkatan terhadap pelayanan Publik.. dan Pelayanan Didi DPPKAD apakah sudah bersih pelayanannya.. coba kita tanya para bendahara SKPD apa kah ada embel2 lain yang tersirat

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*