Pemotongan Gaji Guru PNS Madina Jadi Sorotan

Kasus pemotongan gaji guru PNS oleh UPT Dinas Pendidikan Mandailing Natal masih menjadi sorotan beberapa pihak. Banyak yang menduga, pemotongan ini tidak hanya pada gaji semata. Akan tetapi dana BOS dan UKM disinyalir menjadi lahan korupsi.

Katua Majelis Adat Mandailing Sumatera Utara, M. Suhairy Lubis, mengatakan, hampir semua dana yang menyangkut dana pendidikan di Madina diduga bermasalah. Dugaan ini,  kata Suhairy, berdasarkan banyaknya pengaduan masyarakat terkait penggunaan dan penyaluran berbagai dana.

Selain itu, minimnya lulusan SMA yang tembus Perguruan Tinggi Negeri dari Madina juga mengindikasikan bobroknya kualitas pendidikan, termasuk pengelolaan keuangannya.

Contohnya lain, kata Suhairy, beberapa waktu lalu di Kecamatan Muara Sipongi, Dana Bantuan Khusus Miskin (BKM) tidak disalurkan seperti seharusnya. Dari beberapa orang tua siswa yang dimintai keterangannya menyebutkan bahwa anak mereka hanya menerima sekira Rp60 ribu.

Padahal dana yang seharusnya adalah Rp 360 ribu. Bahkan sebagian sekolah tidak menyalurkan dana miskin tersebut dengan berbagai alasan tidak jelas dan ini masih banyak terjadi di kecamatan-kecamatan lain,” katanya, pagi ini.

Suhairy juga menyoroti masalah di SMA Negeri I Kotanopan, terkait adanya keberatan beberapa orang tua siswa karena besarnya uang les bagi siswa kelas tiga. Menurutnya, nilai Rp 65 ribu terlalu besar dan memberatkan para orang tua siswa.

Belum lagi adanya beberapa guru yang bolos dan terlambat datang kesekolah di Madina. Penempatan guru dinilai banyak yang tidak pas, sekolah di pinggir jalan gurunya kelebihan sedangkan sekolah yang ada di desa-desa terpencil sangat kurang.

Baca Juga :  Menko Polhukam: Tidak Ada Kudeta

SUmber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=149062:gaji-guru-pns-dipotong&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

4 Komentar

  1. Peningkatan kualitas SDM itu tanggungjawb pemimpin..kok bung sabas sudah bayak kok daerah yg mampu utk sekolah dan berobat gratis jadi impian bung sambas itu hal yg sudah biasa.. nah mungkin bung sabas nanya dari mana dananya.. itu adalah suatu ukuran keberhasilan Pimpinan utk bisa menambah dana APBD..

  2. Dear koruptor terhormat,

    Tolong donk nyari lahan korupsinya jangan dana yg u rakyat miskin.
    Cari aja lahan yg laen, yg kira2 ga ngerugiin rakyat kecil.
    Malu donk ama julukan daerahnya \Madina yang Madani\….

    Dasar koruptor yang ga tau diri,,,siallllllllll

  3. kapan bisa sekolah setengah bayar di Negeri ini ya… ngak usah gratis… setengah aja…..
    harusnya para guru lebih berani mengatakan yang salah ke publik secara terbuka jika tidak ditanggapi para terkait sehubungan dengan permasahalan2 seperti ini….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*