Pemprov Riau Minta Polisi Usut Pembunuh 5 Ekor Gajah Liar

gajah mati tak meninggalkan gading Pemprov Riau Minta Polisi Usut Pembunuh 5 Ekor Gajah LiarPemprov Riau merasa prihatin atas matinya 5 ekor gajah yang diduga karena diracun. Polisi diminta untuk mengungkap siapa dalang pembantaian gajah liar itu.

“Kita sangat prihatin dengan kabar yang mengejutkan, adanya 5 ekor gajah mati karena diracun. Kasus ini harus diusut tuntas oleh pihak kepolisian,” kata Juru Bicara Pemprov Riau, Chairul Riski ketika dihubungi detikcom, Minggu (28/11/2010).

Menurut Kepala Biro Humas Pemprov Riau itu, kasus kematian 5 ekor gajah ini harus
secepatnya diungkap pihak kepolisian. Siapapun yang terlibat menebar racun
baik sengaja atau tidak disengaja yang telah membunuh satwa dilindungi itu harus segera ditangkap.

“Kasus kematian gajah di Riau bukan kali ini saja terjadi. Karena itu kita meminta
semua pihak untuk tidak menganggap gajah sebagai hama. Kalau ada gangguan gajah,
masyarakat janga lantas mengambil jalan pintas menebar racun,” pinta Chairul.

Masyarakat diminta untuk sama-sama melindungi satwa langka itu. Bila di satu lokasi terjadi konflik, maka sebaiknya masyarakat melaporkan segera ke instansi terkait apakah dinas kehutanan atau koservasi sumber daya alam yang ada di Riau.

“Jalan pintas  menebarkan racun dengan alasan untuk menyelamatkan perkebunan sawit
atau karet jelas tidak dibenarkan. Gajah adalah salah satu satwa langka yang harus
dilindungi, bukan malah harus dibunuh,” kata Riski.

5 Ekor gajah liar ini ditemukan tewas di Desa Pauh Ranap Kecamatan Peranap Kab Indragiri Hulu (Inhu) dua hari lalu. Gajah ini ditemukan tewas saling berdekatan di kawasan kebun sawit milik masyarakat.

Baca Juga :  Dunia Di Ambang Cyber Terorism

Gajah yang mati ini, usianya diperkirakan 3 sampai 7 tahun. Tim Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Rengat, telah menurunkan tim medis untuk melakukan otopsi. Hasil otopsi menurut dokter hewan, Wisnu, kuat dugaan gajah mati karena termakan racun.

“Hasil sementara gajah mati bukan disebabkan penyakit, namun akibat racun. Sampel
otopsi akan kita kirim ke labor di Bukittinggi dan Bogor. Dalam sepekan nanti sudah ketahuan jenis racun apa yang termakan gajah tersebut.(DetikNews)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*