Pemprovsu Desak Ongku Lapor Pemindahan Ibu Kota Tapsel

ongku p hasibuan Pemprovsu Desak Ongku Lapor Pemindahan Ibu Kota TapselBupati Tapanuli Selatan Ir Ongku P Hasibuan MM, sampai saat ini belum melaporkan perkembangan dan kemajuan penanganan perpindahan Ibu Kota Kabupaten Tapsel ke Sipirok. Untuk itu Gubsu H Syamsul Arifin bersama Wagubsu Gatot Pujo Nugroho, sudah melayangkan suratnya nomor 130/1157 tanggal 19 Februari 2009, yang meminta Bupati Tapsel untuk melaporkan perkembangan perpindahan ibu kota tersebut.

Dalam rapat paripurna penyampaian nota jawaban gubernur terhadap pandangan umum fraksi di DPRD Sumut, kemarin (15/7), Wagubsu Gatot Pujo Nugroho mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan dari Bupati Tapsel terkait perkembangan perpindahan ibukota Tapsel.

Dijelaskan Gatot, Pemprovsu juga telah berupaya untuk membahas perpindahan ibukota tersebut melalui surat Gubsu Nomor 005/11330 tanggal 14 Desember 2009, dan telah mengundang Bupati dan DPRD Tapsel serta tokoh masyarakat Sipirok untuk membahasnya. “Namun pada kesempatan itu, Bupati dan DPRD Tapsel tidak dapat hadir. Sehingga pelaksanaan rapat koordinasi guna membahas perpindahan Ibu Kota Kabupaten Tapsel jadi tertunda,” ujar Gatot.

Selain itu, ungkap Gatot, Pemprovsu juga telah mengupayakan dan mengimbau Bupati Nias agar dapat menyerahkan pemindahan personel, aset dan dokumen (P3D) kepada Pemkab Nias Barat, Nias Utara, dan Kota Gunung Sitoli.

“Imbauan ini dilakukan dalam rapat koordinasi dengan bupati dan pejabat bupati/wali kota pada tanggal 17 Juni 2010 sesuai dengan surat undangan Gubsu No 055/5126 tanggal 15 Juni 2010,” sebut Gatot.

Baca Juga :  Banyak korupsi di Pemkab Madina

Sementara itu Ketua DPRD Tapsel H Rahmad Nasution yang dihubungi Sumut Pos (grup METRO) mengatakan, pasca dimekarkannya Kabupaten Tapsel pada 10 Agustus 2007 lalu melalui Undang-Undang No 37 dan 38, namun hingga kini Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan dinilainya tidak berkeinginan memindahkan ibu kota Tapsel dari Kota Padangsidimpuan (Psp) ke Sipirok.

Lebih lanjut menurut Rahmad, masyarakat Tapsel kecewa dengan kepemimpinan Bupati Ongku P Hasibuan karena janji-janji yang diumbar Ongku pada tahun 2005 lalu banyak yang tidak terealisasi. “Kami meminta Gubsu dan Wagubsu untuk segera memanggil Bupati Tapsel agar melaporkan perkembangan pemindahan Ibu Kota Tapsel ke Sipirok. Sehingga harapan masyarakat sesuai amanah UU 37 dan 38 tentang pemekaran Tapsel bisa sesegera mungkin direalisasikan,” harapnya.

Bupati Tapsel Ir Ongku P. Hasibuan ketika coba dihubungi Sumut Pos (grup METRO) via telepon selulernya soal desakan Gubsu yang meminta dirinya segera melaporkan perkembangan pemindahan Ibu Kota Tapsel ke Sipirok, kemarin, tidak berhasil. Ongku tidak mengangkat ponselnya, saat dihubungi.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_TANJUNG_BALAI/Pemprovsu_Desak_Ongku_Lapor_Pemindahan_Ibu_Kota

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Gimana kalau mau mengusulkan jadi propinsi Sumatera Tenggara nantinya kalau masalah-masalah begini saja tidka bisa diselesaikan. Sebaiknya DPRD Tapsel dan Pihak Pemda Terkaid lebih jernih melihat kepentingan Umum daripada kepentingan pribadi, golongan atau kepentingan yang kurang memihak masyarakat umum.
    Jadi sebaiknya secepatnya saja dipindahkan ke tempat yang sudah diputuskan sesuai dengan peraturan, kan ada dasarnya pemindahan dilakukan….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*