Penahanan Susno – Dipersulit Jenguk Susno, Warga Papua Marah

Jauh-jauh memberi dukungan dari Papua, tetap saja sulit membesuk mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok. Hasilnya, warga Papua justru beradu mulut dengan petugas jaga Mako Brimob lantaran mereka belum memiliki ijin dari Bareskrim Polri.

Juru bicara keluarga dan kuasa hukum Susno yakni Husni Maderi sempat ikutan debat mempermasalahkan sulitnya ijin masuk ke sel Susno. “Kita harus masuk. Kalau mereka tidak disuruh masuk berarti mereka tolak kami yang jauh-jauh datang dari Papua,” ujar Martin, utusan warga Papua di depan Mako Brimob, Depok, Jumat (28/5/2010).

Utusan lainnya ikut menimpali dari belakang. Jika tidak diijinkan, petugas jaga mereka sebut tidak menganggap warga Papua sebagai warga kesatuan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kami hanya ingin diterima. Bahwa kami adalah kesatuan dari NKRI.” tegas Martin dengan nada meninggi.

Salah seorang perwira jaga, mengatakan Susno adalah tahanan titipan dari Bareskrim. Itu sebabnya pengunjung di luar keluarga dan kuasa hukum harus minta ijin terlebih dahulu. “Tolong kerjasamanya. Pak Susno itu tahanan titipan saja. Kita hanya diberi perintah saja pak,” ujar perwira tersebut.

Mendengar penjelasan perwira tersebut, Husni Maderi sempat emosi dan mengatakan bukankah saat ini waktu jam besuk, sambil menunjuk kertas jadwal besuk tahanan yang tertempel di kaca jendela pos jaga. “Ini kayak Pak Susno teroris saja,” ungkap Husni.

Baca Juga :  Suap SKK Migas, KPK Pastikan Tangkap 6 Orang

Tak sabar menerima penjelasan petugas yang berbelit-belit, Husni pun akhirnya menelpon seseorang, dan memberikannya kepada perwira jaga tersebut. Akhirnya setelah mendengar perintah dari balik telpon, enam utusan warga Papua diperbolehkan masuk.

Sumber: http://www.tribunnews.com/2010/05/28/utusan-warga-papua-sempat-adu-mulut-dengan-petugas-jaga

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*