Penambangan Ilegal Resahkan Masyarakat Lingga Bayu

[iklan size=’kiri’]Panyabungan, (Analisa). Terkait maraknya tambang emas ilegal yang memakai mesin dompeng di Desa Lancat Dusun Batu Gajah Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal (Madina), membuat resah warga. Soalnya, kegiatan itu telah mencemari Sungai Batang Natal Madina.

Sungai Batang Natal hingga saat ini masih dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. Namun dengan adanya tambang emas ilegal, membuat warga takut sungai tersebut tercemar

Sementara pengusaha atau pemilik tambang tidak memedulikan soal pencemaran. Mereka hanya meraup keuntungan tanpa memikirkan risiko yang diakibatkan tambang di tengah Sungai Batang Natal tersebut,” sebut tokoh pemuda Lingga Bayu, Rahmad, Senin (19/5).

Dia meminta Pemerintah Kabupaten Madina Cq Dinas Pertambangan dan Energi agar segera menghentikan aktivitas tambang ilegal yang memakai mesin dompeng

“Kita mendesak agar pemerintah tidak tutup mata terhadap tambang yang berada di Sungai Batang Natal. Selama ini masyarakat yang bertambang aliran sungai ditangkap. Mengapa pengusaha tambang tidak ditangkap,” katanya.

Menurutnya, aktivitas tambang liar itu tidak mungkin kalau Dinas Pertambangan tidak mengetahui. Begitu juga dengan aparat kepolisian. Soalnya, aktivitasnya terlihat jelas dari pinggir jalan mesin pencari emas tersebut beroperasi.

Kadis Pertambangan Dan energi Arfan Harapan Siregar melalui Kabid Pertambangan Azhar yang dikonfirmasi wartawan terkait legalitas tambang yang berada di sungai Batang Natal tersebut mengatakan, belum pernah mengeluarkan izin Tambang yang berada di desa Lancat Dusun Batu Gajah.

Baca Juga :  Hadapi Uber Cup, Indonesia Hanya Underdog

Memang sebelumnya juga ada laporan dari masyarakat secara lisan persoalan tambang tersebut. “Kami berharap masyarakat membuat laporan secara tertulis pada Dinas Pertambangan agar ditindaklanjuti,” sebutnya. (man)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*