Pencairan Dana Desa Terkendala APBDes

Padangsidimpuan. Sampai akhir Agustus 2016 ini, belum satupun desa yang memenuhi syarat untuk mencairkan dana dari pemerintah. Penyebabnya, karena belum beresnya penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
Padahal, sesuai tahapan pencairan dana desa, sudah sepatutnya seluruh desa di Pemko Padangsidimpuan selesai mencairkan anggarannya tahap pertama tahun 2016 sebesar 60% dari plafon yang bakal diterima. Pencairan dana desa kali ini hanya berlangsung dua tahap tidak seperti tahun lalu tiga tahap.

Untuk kota Padangsidimpuan yang memiliki 42 desa tahun ini memperoleh alokasi dana desa dari pemerintah pusat sebesar Rp27,5 miliar. Artinya, sejatinya bulan Agustus ini dana desa sudah mengucur ke desa sebesar Rp16,5 miliar.

Dan bila dibagi rata, maka setiap desa akan kecipratan dana sebesar Rp656,1 juta, untuk tahun 2016 ini. Tentu saja, membelanjakan dan mengunakan anggaran sebesar itu untuk program kegiatan desa tidaklah mudah, apalagi anggaran tersebut harus dimanfaatkan dengan tepat sasaran.

Menanggapi lambannya penyusunan APBDes di tingkat desa, Kepala Badan PMK (Pemberdayaan Masyarakat Kota) kota Padangsidimpuan Sahrul Efendi Tanjung, Sabtu (27/8) membenarkan, bahwa belum ada satu desa dari 42 desa yang memenuhi syarat untuk memperoleh pencairan dana desa.

“Syarat pencairan dana desa adalah APBDes. Hingga saat ini baru ada sekira delapan desa yang sudah merampungkan penyusunan APBDes-nya, mudah-mudahan pekan depan sudah bisa kita rekomendasikan pencairannya,” kata Sahrul.

Baca Juga :  PNS Palas Dapat THR

Desa yang belum selesai melakukan perampungan APBDes-nya lanjut Sahrul, akan dilakukan pendampingan oleh PMK tanpa mengurangi tugar pokok dan fungsi pendamping desa.

“Tahun lalu kita terlibat langsung merampungkan penyusunan seluruh APBDes, RPJMDes dan RKPDes karena PMK masih diberi wewenang untuk itu dan pencairannya berjalan lancar serta program kegiatannya tepat sasaran.

Namun setelah ada tenaga pendamping desa, PMK tidak boleh lagi terlibat dalam penyusunan APBDes. Kita akan coba datangi perangkat desa untuk memberikan pengarahan dan petunjuk supaya lebih cepat menyelesaikan penyusunan APBDes-nya,” katanya.

Kendati begitu Sahrul optimis tahun ini pencairan dan penggunaan dana desa bisa selesai sebelum tahun anggaran 2016 habis. (ikhwan nasution)

Sumber : medanbisnisdaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*