Pencarian Korban Sukhoi Dihentikan

Anggota Kopassus dan Paskhas antri masuk kedalam heli Super Puma milik TNI AU, untuk dikirim ke lokasi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 di Puncak Salak 1, Selasa (15/5/2012). Mereka menggantikan tim evakuasi yang telah lebih dulu berada di Puncak Salak 1.

BOGOR, KOMPAS.com — Pencarian korban jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100 akan dihentikan besok, Jumat (18/5/2012). Namun, untuk pencarian puing-puing pesawat tetap terus berlanjut.

“Rencananya besok pagi akan dilakukan penutupan evakuasi korban,” ujar Danrem 061 Surya Kencana Kolonel Infantri Anton Mukti Putranto selaku pengendali operasi Tim SAR Gabungan di Pos Pusat Evakuasi Balai Embrio Ternak Kementerian Pertanian, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Kamis (17/5/2012) malam.

Menurutnya, saat ini di lokasi evakuasi di Puncak Salak Satu, Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat, sudah dilakukan pembersihan dan yang tertinggal hanya kantong-kantong mayat yang sebelumnya dibawa Tim SAR Gabungan yang tidak sempat digunakan.

“Sekarang di Puncak Salak hanya ada 37 personel, tujuh orang anggota Paskhas yang tugasnya menjaga helipad dan 30 relawan yang membantu mencegat penduduk naik ke atas puncak,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Tim SAR Rusia, Mikhael Chupalenkov, di tempat yang sama menyatakan bahwa pihaknya akan menerjunkan 10 personel untuk operasi lanjutan. Tim akan dilengkapi dengan alat yang khusus digunakan untuk bekerja di gunung.

Mikhael menambahkan, target dari operasi ini adalah mencari flight data recorder (FDR) yang hingga Kamis sore belum ditemukan.

Sebelumnya, Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo mengatakan, perlu atau tidaknya operasi lanjutan untuk pencarian korban dan puing pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak akan diputuskan pada rapat koordinasi di hari kesepuluh operasi search and resque (SAR), Jumat besok.

Baca Juga :  Ini Dia yang Lulus Seleksi Ketua KPK

Operasi pencarian itu sendiri sudah diperpanjang tiga hari dari standar pencarian selama tujuh hari. (Adi Suhendi)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*