Pencurian Hewan Ternak Merajalela di Paluta

Paluta, (Analisa). Aksi pencurian hewan ternak (lembu dan kerbau) semakin marak dan merajalela di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Bahkan, dalam beberapa bulan terakhir ini, para pelaku melancarkan aksinya dengan cara menembaki hewan dengan senjata api.

Kejadian pencurian ternak tersebut dialami Anggota DPRD Padang Lawas (Palas) Ali Gusnar Hasibuan, yang memiliki hewan ternak di sekitar Perkebunan STA Kecamatan Halongonan, Paluta.

Tercatat 20 hewan ternaknya telah raib digasak pencuri dengan cara ditembaki dengan menggunakan senjata api.

Ali Gusnar Hasibuan kepada Analisa, Sabtu (17/11) mengungkapkan, peristiwa kehilangan hewan ternaknya dengan menggunakan senjata api sudah terjadi berulang kali dalam beberapa bulan terakhir. Ia juga sudah melaporkan peristiwa itu ke aparat kepolisian. Namun, hingga sekarang, pelaku tak satu pun bisa tertangkap.

“Saya sudah melapor ke Polsek Padang Bolak terkait peristiwa itu. Sudah 20 hewan ternak ditembaki dari lokasi (adaran) penggembalaan di sekitar perkebunan STA,” ujar Ali Gusnar yang juga pengurus teras Partai Hanura Palas ini.

Gusnar menduga, pelaku pencurian kerbau tersebut merupakan sindikat dan sudah profesional. Bahkan, pelaku diduga memiliki kaki tangan di sekitar perkebunan STA, sehingga mereka dengan mudah membawa hewan ternak itu pergi dari areal perkebunan.

“Kuat dugaan ini ada permainan dengan Security PT STA. Kenapa setiap aksi pencurian tidak ada yang tertangkap, padahal masih diwilayah perkebunan,” tegasnya.

Baca Juga :  Harga Getah Karet di Madina Rp. 9 Ribu per Kg

Ia mengaku khawatir aksi pencurian dengan kekerasan dengan menggunakan senjata api yang mulai marak di Kabupaten Paluta. Ia meminta kepolisian meningkatkan kembali patroli.

“Dengan kondisi ini, karena sekarang ini pelaku sudah mulai banyak menggunakan senjata api, tentunya ini sangat rawan karena menyangkut keselamatan warga,

Untuk itu, kita meminta agar aparat kepolisian Polres Tapanuli Selatan melalui Polsek Padang Bolak melakukan penyelidikan terhadap maraknya pencurian hewan ternak ini,” ungkapnya.

Kapolres Tapsel AKBP Subandriya SH MH dikonfirmasi Analisa melalui Kapolsek Padang Bolak AKP JW Sijabat mengaku pihaknya telah mendapat laporan mengenai perampokan bersenjata api ini.

Ditambahkan Kapolsek, saat ini pihaknya telah mengamankan 2 tersangka kasus pencuri kerbau di desa Simbolon beberapa waktu lalu. Dia juga menyampaikan, pihaknya selama ini sudah berusaha maksimal untuk melakukan penyelidikan terhadap pencurian hewan ternak di wilayah hukum Polsek Padang Bolak.

“Kami berusaha maksimal dan tetap melakukan lidik terhadap kasus pencurian hewan ini dan tetap antisipasi agar tidak terulang dengan melakukan sweeping di 3 jalur keluar,” katanya. (ong)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*