Penebangan Hutan Bukit Barisan Resahkan Masyarakat

illegal logging Penebangan Hutan Bukit Barisan Resahkan Masyarakat
Illegal Logging (Illustrasi)

Palas. Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Thamrin Harahap mengakui adanya aksi pembabatan dan penebangan hutan di lokasi hutan Bukit Barisan, tepatnya di Dekat Desa Mondang, Kecamatan Sosa. Dikatakannya, penebangan itu dilakukan sendiri oleh masyarakat yang membutuhkan kayu dan juga untuk dijadikan lokasi perkebunan.

“Kita tidak ada mengeluarkan izin untuk perusahaan memanfaatkan hutan di situ. Dan juga, kita tidak ada memberi izin bagi kelompok tani mengelola hutan ini,” kata Thamrin saat dikonfirmasi di kantornya, kemarin.

Thamrin mengatakan, permasalahan penebangan hutan di kawasan Hutan Bukit Barisan sudah lama. Sebelumnya, pihaknya juga sudah pernah turun dan menangkap pelakunya. “Tapi waktu itu, pelaku yang kita tangkap tidak di dalam kawasan hutan lindung,” kata Thamrin.

Saat itu, dikatakan Thamrin, memang area kerja warga yang ditemukan melakukan penebangan tidak berada di kawasa lindung, melinkan di kawasan area penggunaan lain (APL).

“Intinya kita siap. Bersama dengan masyarakat kita siap turun. Tolong beri informasi ke sini,” kata Thamrin.

Namun, ditambahkannya, pihaknya perlu dukungan juga soal penertiban pembabatan hutan ini. “Sebab, kadang mereka melawan. Pengalamannya, kita pernah dilawan mereka,” paparnya sembari menyebut perlunya juga komitmen yang sama dari kepolisian atau pihak-pihak terkait lain.

Sebelumnya, di tempat terpisah, pembabatan hutan lindung di Kawasan Bukit Barisan mendapat sorotan dari berbagai pihak. Tokoh masyarakat dan tokoh adat di KecamatanSosa, H. Sutan Sodoguron Hasibuan meminta pemerintah dan aparat terkait tidak tutup mata. Sebab, sudah nyata-nyata, pengrusakan hutan itu terlihat di depan mata dan sungguh meresahkan.

Baca Juga :  Dedi/Affan Silaturahmi Dengan Masyarakat Kec. Hutaimbaru

“Bahkan, boleh dibilang pengrusakannya tidak bisa diterima akal sehat lagi, karena sudah cukup meresahkan kondisinya,” kata H. Sutan Sodoguron baru-baru ini.


MAULANA SYAFII – Medanbisnis

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*