Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madina

9320549497f9185afdb8454e14a80b03e2b8e56 Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madina
Tumpukan kayu tebangan liar Pt.Rendi di DAS Aek Siriam Ketek. (morniff)

Muara Batang Gadis. Kejahatan PT. Rendi Permata Raya perkebunan Sawit di Desa Singkuang semakin terungkap. Setelah terbongkarnya kasus penipuan Pt. Rendi pada sekelompok warga Desa Singkuang yang memiliki tanah garapan yang ingkar-janji hal ganti-rugi, belakangan ketahuan sejumlah kejahatan terhadap pelestarian alam dan lingkungan. Ditaksir negara telah dirugikan puluhan milyar rupiah akibat perbuatan Pt. Rendi.

Mulanya kejahatan lingkungan Pt. Rendi terungkap sewaktu peninjauan lapangan guna memeriksa kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) Aek Siriam Ketek, yang dilakukan para aktifis lsm ALARM yang dipimpin Yusron Simbolon sejak Rabu 29 Maret s/d Jum’at 1 April, terutama di hilir Danau Haboran, sebelah utara lokasi transmigrasi Singkuang.

Dari hasiltemuan di lapanganketahuan Pt. Rendi yang belum memiliki Izin Pemanfaatan Kayu (IPK) ternyata berdalih operasional landclearing sudah melakukan penebangan liar ribuan batang pohon rimba alam. Yang ditumpuk hampir 10 Km di sepanjang tepi jalur timbunan jalan yang dibuat alat berat excavator Pt. Rendi.

Ditemukan pula sekitar 2 blok atau 60 Ha hutan bekas tebangan liar telah dibersihkan dengan cara melakukan pembakaran hutan. Sampai kini tumpukan balok kayu hangus masih bergeletakan di areal Ptr. Rendi, dan disela-sela tumpukan kayu hangus, Pt. Rendi menanami dengan bibit Sawit.

93205463a8925d62121542e5664eb2a32622d05 Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madina
Tumpukan kayu tebangan liar Pt.Rendi di DAS Aek Siriam Ketek. (morniff)

Menurut Yusron Simbolon, sebagian alur DAS Aek Siriam Ketek juga dihancurkan alat berat Pt. Rendi, sehingga aliran air Aek Siriam terhambat sisa tebangan kayu yang menumpuk dan menyumbat aliran air Aek Siriam Ketek.

Sumber di Bapedalda Pemkab Madina ketika ditanya perihal dokumen Amdal Pt. Rendi, cuma mengoceh bahwa hingga kini Pt. Rendi belum mengurus izin Amdal perkebunan ke Pemkab Madina.

Namun konfirmasi demi check and recheck guna cover bothside pemberitaan tak berhasil. Para pimpinan Pt. Rendi seperti Awi, Kassigi dan Hendro Tandiono, yang sehari-harinya lebih dikenal sebagai pengusaha Uni Diesel Jl. Irian Barat Kota Medan, tak bisa dijumpai. Wawancara via sms juga tak pernah dijawab.

Tak heran banyak warga Singkuang menitipkan himbauan pada Bupati Madina, Aspan Sofian Batubara agar segera bertindak tegas menyelamatkan kerugian negara dan lingkungan alam akibat kejahatan Pt. Rendi.( Morniff )

This content is 7 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
SHARE : facebook Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madinagoogle Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madinatwitter Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madinalinkedin Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madinaemail Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madinaprint Penebangan Liar Dan Pembakaran Hutan Di Areal PT. Rendi Di Singkuang Madina

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*