Penerbangan Jakarta-Sibolga-Medan Kembali Normal

(Analisa/yudi arisandi nasution) KEMBALI NORMAL: Salah satu maskapai milik Wings Air sesaat sebelum lepas landas di Bandara FL Tobing Pinangsori, Tapteng, Selasa (3/11). Penerbangan kembali normal paska dinyatakan jarak pandang lebih dari 6000 meter.

Tapanuli Tengah, Cuaca sebagai persyaratan penerbangan mulai membaik. Kabut asap mulai hilang hingga jarak pandang mencapai di atas 6000 meter. Sejak Sabtu kemarin maskapai milik Wings Air telah melakukan pendaratan percobaan dari Bandara Kualanamu menuju Bandara FL Tobing Pinangsori dengan selamat.

Hanya saja jumlah penumpang yang akan terbang masih relatif sedikit, dikarenakan menganggap penerbangan masih terganggu adanya kabut asap.

“Cuaca di bandara sekarang mulai membaik dan cerah. Bahkan, jarak pandang sesuai informasi dari BMKG Pinangsori menyatakan, jarak pandang sudah diatas 6 km. Dikarenakan cuaca yang mendukung mulai Selasa (3/11) pagi, maskapai Garuda Airlines mendarat sekitar pukul 08.30 Wib dengan membawa penumpang sebanyak 40 orang dari Jakarta,” kata Kepala Bandara FL Tobing Pinangsori, Ambar Suryoko melalui Plh Kepala Bandara, Irwan didampingi KTU Binnerson Silitonga kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/11).

Dikatakan, saat ini penerbangan sudah mulai normal dan bagi calon penumpang yang selama asap terjadi menggunakan jasa transportasi darat, mulai saat ini Bandara Pinangsori telah membuka kembali penerbangan.

“Bagi masyarakat yang belum mengetahui supaya segera menghubungi kantor pemasaran perusahaan penerbangan, baik maskapai Garuda Airlines maupun Wings Air dan Susi Air,” tuturnya.

Baca Juga :  Rajab Staf Protokol Gubsu Ditangkap, Miliki Soft Gun

Menipisnya kabut asap di daerah itu, ungkap Binnerson, suatu anugerah dari Tuhan. “Kita patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, doa dan permintaan masyarakat sebagai umat-Nya dikabulkan sehingga Kabupaten Tapteng diguyur hujan. Ini merupakan suatu upaya bersama bagaimana agar penerbangan dapat normal. Tentunya laju perekonomian masyarakat Tapteng bisa bangkit,” harapnya.

Hampir 3 bulan lamanya penerbangan di bandara FL Tobing Pinangsori, Tapteng ini lumpuh sehingga menimbulkan kerugian bagi perusahaan dan juga masyarakat pengguna jasa penerbangan.

Tertolong

Warman warga Jakarta seorang penumpang tujuan Jakarta mengatakan, dirinya merasa tertolong dengan kembalinya penerbangan beroperasi pasca kabut asap.

“Alhamdulillah sudah normal. Sejak sebulan terakhir kami terpaksa via transportasi darat menuju Bandara Kualanamu tujuan Jakarta. Sangat memakan waktu dan melelahkan. Tapi mulai hari ini kabarnya sudah normal, kami bersyukur,” ujar karyawan tambang emas AR Martabe ini.

Ia mengaku, sedikitnya 3 kali dalam sepekan menggunakan jasa penerbangan Jakarta-Tapteng-Jakarta. “Kalau perusahaan sepertinya sudah kontrak dengan jasa penerbangan untuk transportasi karyawan tambang,” singkat Marwan. (yan)


(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*