Penerbangan Perdana – Merpati Terbangkan 11 Penumpang Aek Godang-Medan

Penerbangan perdana Merpati Nusantara Airlines rute Aek Godang-Medan, Senin (2/5), diisi 11 penumpang. Meski masih minim, pihak manajemen optimis jumlah tersebut bakal meningkat. “Perusahaan optimis jumlah penumpang akan meningkat,” kata manajemen Merpati Nusantara Airlines General Sales Agent (GSA) Padangsidimpuan (Psp), Suci Raisah Nasution, kepada METRO, Senin (2/5).

Menurut Suci, penerbangan perdana boleh disebut sukses. Diperkirakan banyak calon penumpang yang belum mengetahuinya, sehingga minim penumpang. Namun, dengan promosi yang dilakukan terus-menerus, maka penumpang bisa dipastikan meingkat. Sementara itu, salah seorang usahawan di Psp, pengusaha Apotek Bintang, Rudi Hermanto, mengaku, dengan adanya penerbangan perdana Merpati rute Aek Godang-Medan PP tentu masyarakat yang akan datang dan berangkat dari wilayah Tabagsel dan sekitarnya akan memiliki pilihan bagi pengguna jasa transportasi udara, yakni, dua pesawat komersil Merpati Airlines dan Susi Air.

Tidak hanya pilihan dua pesawat, keberangkatan juga para penumpang sudah bisa memilih 3 pilihan, mulai pagi, memasuki siang, dan sore. Selama ini hanya pagi dan sore menggunakan pesawat Susi Air. Tentunya dengan adanya pilihan penerbangan menuju wilayah Tabagsel ini, ia yakin investor-investor akan semakin banyak datang untuk berinvestasi. Sebab, bagi pelaku usaha, time is money alias waktu adalah uang. “Kalau digambarkan, seperti penerbangan Malaysia-Medan hingga Aek Godang dengan adanya pilihan penerbangan tersebut, maka para pelaku usaha dan lainnya kalau berangkat pagi, diperkirakan siang atau sore sudah sampai di Psp atau sebaliknya. Lalu, keesokan harinya sudah bisa pulang dan tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk sampai di wilayah Tabagsel ini. Kalau ada pelaku usaha yang hendak menandatangani kontrak, juga sudah tidak memakan waktu lama,” tuturnya.

Baca Juga :  Sidimpuan Nunggak Raskin Rp. 65 juta

Selain itu, sambungnya, usaha-usaha baru di wilayah Tabagsel juga akan tumbuh semakin pesat dengan adanya pilihan penerbangan tersebut apalagi wilayah Tabagsel ini diusulkan untuk menjadi sebuah provinsi baru. “Kalau sudah ada pilihan penerbangan Aek Godang-Medan PP berarti Psp dan wilayah Tabagsel ini dianggap sebagai daerah kegiatan bisnis,” ungkapnya. Meski demikian, ia berharap pemerintah mempercepat perbaikan jalan darat yang rusak parah, seperti Jalinsum Aek Latong. Pasalnya, produk usaha juga harus diangkut melalui darat, sementara kerusakan jalan sangat merugikan transportasi baik dari segi waktu, kerusakan dan lainnya. “Kita berharap Plt Gubsu memprogramkan perbaikan jalinsum Aek Latong karena kebutuhannya sangat mendesak,” pintanya. (neo)

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Penerbangan perdana Sriwijaya Air harapan baru pengembangan Tapsel. Cuma Jadwal Penerbangannya bagaimana, apa tiap Hari atau berapa kali seminggu?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*