Penerimaan CPNS 2010, Kab. Padang Lawas Ajukan 1.818 Orang CPNS

www.metrosiantar.com

PALAS-METRO; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) telah mengusulkan 1.818 orang calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk penerimaan tahun 2010 ke Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara (MenPAN) dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Formasi CPNS yang diajukan itu terdiri dari tingkat SMA sederajat, Diploma, S1 dan S2.

“Usulan tersebut (penerimaan CPNS) disampaikan 25 Maret 2010 lalu ke Jakarta. Namun ketetapan jumlah kuota formasi tetap menunggu persetujuan dari MenPAN dengan mengacu data pengusulan yang diusulkan. Formasi yang kita usulkan itu untuk jenjang pendidikan formasi mulai dari tingkat SMA meliputi Madrasyah Aliyah, SMK dan SMA, kemudian Diploma meliputi DII dan DIII, selanjutnya untuk strata S1 dan S2,” kata Sedakab Palas Drs Gusnar Hasibuan didampingi Kepala Bidang (Kabid) Penyusun dan Program, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Barani Siregar, Kamis (1/4).

Dijelaskan Gusnar, untuk jumlah formasi yang diusulkan tahun ini lebih banyak disbanding yang diusulkan tahun lalu. “Tahun 2009, jumlah usulan formasi CPNS Palas sebanyak 850 orang, tapi yang disetujui MenPAN sekitar 450-an,” ungkapnya.

Diutarakan Gusnar, pihaknya masih menunggu hasil keputusan MenPAN terkait berapa kuota CPNS untuk Palas nantinya. “Sekarang memang sudah banyak usulan penerimaan CPNS di sejumlah daerah, termasuk di Palas. Namun kita belum bisa memastikan kapan waktu penerimaannya, karena kita tetap menunggu keputusan dari MenPAN. Kalau setelah ditetapkan formasinya nanti, barulah digelar penerimaan CPNS 2010, karena mekanismenya memang demikian,” tambahnya.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Menko Kesra Di Tapsel : PNPM Bukan Proyek Bagi-bagi Duit

Formasi Kesehatan & Pendidikan Terbanyak

Disebutkan Sekdakab, jumlah formasi terbanyak yang diusulkan dalam penerimaan CPNS tahun 2010 adalah tenaga kesehatan dan pendidikan. Ini dikarenakan sumber daya manusia (SDM) untuk formasi tersebut masih banyak dibutuhkan. Apalagi visi-misi Pemkab Palas yakni mencerdaskan dan menyejahterakan masyarakat.

“Untuk kedua jenis lowongan tersebut mencapai 2/3 dari jumlah total yang diusulkan. Sedangkan urutan kedua adalah tenaga teknis Polhut, Satpol PP, tenaga Teknik Pertambangan dan petugas Dishub, masing-masing diusulkan sebanyak 100 orang. Di urutan ketiga adalah untuk tenaga Teknik Administrasi Komputer dan Pranata Humas dengan jumlah lowongan ada sekitar 10 orang,” jelas Sekdakab sembari menambahkan, jumlah formasi tersebut juga disesuaikan dengan beban kerja yang harus diselesaikan atau jumlah tenaga yang dibutuhkan. “Dasar Pemkab Palas mengusulkan jumlah formasi CPNS itu adalah berdasarkan hasil survey di sejumlah SKPD (satuan kerja perangkat daerah) yang ada, kemudian baru diusulkan. Bukan hasil rekomendasi usulan SKPD masing-masing,” tambah Sekdakab yang diamini Barani.

Usia Pelamar 18-35 Tahun

Lebih lanjut dikatakan Sekdakab, kekurangan formasi tahun lalu juga akan diusulkan pada tahun ini yang berjumlah sekitar 30-an lebih. Seperti, tidak memiliki pendaftar CPNS, termasuk S2 ekonomi dan dokter spesialis. Begitu juga di bidang Teknik Pertambangan, sehingga tahun ini akan diusulkan lagi. Namun khusus untuk dokter spesialis tidak ada diusulkan tahun 2010.

Baca Juga :  Lagi, Mahasiswa Demo Kejari Padangsidimpuan

“Tahun lalu jumlah CPNS yang lulus sebanyak 398 orang dan sudah ditetapkan. Maka untuk formasi kekurangannya akan diterima lagi tahun ini,” terang keduanya. Masih dikataka mereka, syarat pelamar CPNS tahun 2010, usia maksimal pelamar yakni 35 tahun. “Usia pelamar minimal usianya 18 tahun, maksimal 35 tahun,” pungkasnya. (amr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

20 Komentar

  1. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemko Padangsidimpuan (Psp) untuk tahun 2010 diperkirakan akan dilangsungkan pada bulan November mendatang. Sementara jumlah formasi CPNS yang telah diterima dari Kementerian….Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi untuk Kota Psp sebanyak 210 orang…..aknterjadi nepotisme…{penyalagunaan jabatan di buat untung mencari keuntungan/ KORUPSI }

  2. kapan ya di buka pendaftaran CPNS di paluta,

    kalau sudah buka, tolong di kabari ya ke email saya,

    saya berharap sekali,
    dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih,.

  3. Apakah ada lowongan CPNS tahun ini untuk lulusan SMA sederajat, klo ada tlg imfonya ke e-mail saya, sebelumnya terima kasih

  4. Penerimaan CPNS ini perlu dikaji, apakah keuangan daerahnya sudah mampu, lihat saja saat ini belanja aparatur sudah hampir 40 % dari APBD, tambah pegawai lagi yang yang belanja publiknya makin kecil lah bapak, apalagi anggaran untuk masyarakat habislah

  5. inilah setiap apa yang akan dilakukan image sudah buruk, sekarang apa solusi supaya baik, tentu harus transparan, gunakan tehnologi didalam seleksi, transparan, kalau perlu buat test melalui web site, kalau ada yang ketauan langsung pecat, walaupun cpnsnya sudah lulus

  6. sekarang saatnya padang lawas punya sdm yang profesional….jgn cuma karena uang tapi kemampuan dan skill yang lemot dapat menjadi pemimpin dan pelaku perubahan…..harus berdasarkan kemampuan dan kecakapan yang dapat berhak menjadi cpns dan pns di padang lawas…

  7. klo tdk pake duit dari mana cari uang lagi mau nilep APBD jaksa, polisi dan aparat lain telah siap nyergap yah.. cari yg tdk terkait dgn APBD aytau APBN yg penerimaan PNS kali ya

  8. kalau saya salimper pe narau mambayar, bukan rahasia umum tuh kalau mau lulus harus ada 3 D : duit, deking dan datu ! eh apa itu deking ya ? seandainya bayar sampai ratusan juta terus gaji yg diterima sekitar 2 jutaan sebulan, kapan baliknya itu modal ? kalau yg mampu mungkin enteng saja, tapi kalau sampai jual sawah ? welehhh… inilah cikal bakal kalau sudah jadi birokrat nantinya menganut sistim : Semua Urusan Mesti dengan Uang Tunai, tujuannya ya itu… balikin modal.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*