Penertiban Galundung Mas Ilegal, Penambang Hentikan Aktifitas

MADINA-Sejumlah penambang emas ilegal di Kecamatan Hutabargot Kabupaten Madina resah. Bahkan tiga hari terakhir, menghentikan aktifitasnya karena adanya isu penertiban galundung. Namun, hingga saat ini, isu tersebut belum bisa dipastikan.
Warga Desa Kumpulan Setia, Kecamatan Hutabargot, Yazid Pulungan kepada METRO, Minggu (19/6) mengatakan, masyarakat Hutabargot terutama penambang emas ilegal saat ini resah oleh isu adanya penertiban galundung dan tambang ilegal. Akibatnya, sejak tiga hari terakhir warga penambang sebagian menghentikan operasi tambang dan galundungnya. ”Kami khawatir karena kabarnya Polres Madina telah menertibkan sebagian galundung dan juga penampung emas atau tukang gemosnya,” sebut Yasid.
Warga lainnya juga membenarkan bahwa sebagian penambang saat ini berhenti melakukan aktifitas tambang emasnya mengingat adanya isu pihak kepolisian melakukan operasi penertiban dan dikabarkan sudah ada yang diamankan.
”Saya dengar sudah ada yang diamankan di Polres Madina, dan beberapa hari ini aparat Polres sering masuk ke Hutabargot dan tidak tahu maksud dan tujuannya ” sebut Suardi warga Hutabargot. Sementara itu, salah seorang pemilik lubang di lokasi tambang Hutabargot, Parta (27) kepada METRO mengaku, bahwa penertiban itu memang sudah merupakan tugas polisi. Namun, kata Parta sebelum ada penertiban, setidaknya ada pemberitahuan kepada masyarakat atau penambang supaya tidak ada konflik terjadi.
”Kita bukan tidak menyanggah kalau ada operasi penertiban galundung emas itu, tapi sebagusnya ada dulu pemberitahuan. Kami juga sebenarnya ingin tambang emas ini dilindungi semisal dibuat perda supaya kami bisa bekerja dengan tenang. Karena kalau dihentikan saya rasa itu akan sulit karena maklumlah pak, pekerja di tambang itu selama ini adalah orang-orang yang pengangguran, dan kalau dihentikan saya rasa bisa nanti menimbulkan konflik,” terang Parta. Sementara, Pj Bupati Madina, Aspan Sofian Batubata melalui Kabag Humas, Taufik Lubis SH saat dikonfirmasi METRO mengaku tidak tahu terkait adanya rumor penertiban galundung tersebut, apakah itu merupakan hasil kesepakatan antara Polres Madina dengan Pemkab Madina.
”Saya tak tahu tentang penertiban itu, saya carilah dulu kebenarannya,” sebutnya. Kapolres Madina, AKBP Ahmad Fauzi Dalimunthe SIK melalui Kabag Ops, Komisaris Polisi (Kompol) Syafaruddin Lubis saat dihubungi METRO Minggu (19/6) belum memberikan informasi jelas mengenai rumor penertiban galundung dan tambang emas di Hutabargot yang dibincangkan sejumlah warga. Namun dikatakan perwira berpangkat satu melati di pundaknya itu kalau saat ini belum ada operasi penertiban galundung atau tambang emas di Hutabargot. ”Operasi penertiban belum ada Pak,” katanya singkat. (wan/mer)

Baca Juga :  2012, SPP SMA GRATIS

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*