Pengangkatan Pimpinan Sementara DPRD P.Sidimpuan Berujung ‘Ribut’

Pengangkatan Pimpinan sementara DPRD P.Sidimpuan yang diumumkan Sekretaris dewan (Sekwan) Drs. Marwasi Lubis usai peresmian, pengambilan sumpah/janji anggota DPRD di Gedung Nasional, Jum’at (14/8) lalu berbuntut panjang.

Dimana, sebahagian besar anggota dewan baru dilantik periode 2009-2014 tidak terima kebijakan Sekwan mengumumkan pimpinan sementara DPRD dijabat ketua H. Aswar Syamsi, SE (Demokrat) dan wakil Hj. Henny Herlina, SE (Hanura), mereka nilai tidak pas. Sebab, tidak sesuai dengan prosedur dan mekanisme perundangan-undangan yang ada.

“Sebelum pengumuman dan penetapan pimpinan sementara dewan seharusnya terlebih dahulu dilakukan muswayarah dengan anggota dewan terpilih peraih kursi terbanyak atau Parpol asal anggota dewan. Apalagi, surat edaran Mendagri sudah ada sebagai rujukan untuk itu. Bukan asal main tunjuk saja,” tukas sejumlah anggota dewan yang baru dilantik.

Al Hasil, guna memperjelas duduk persoalan tersebut sejumlah anggota DPRD menggalang tandatangan untuk dilayangkan kepada pimpinan sementara guna memohon penjelasan dan revisi pimpinan sementara DPRD tersebut.

Anggota dewan yang merasa keberatan atas kebijakan Sekwan yang sudah membubuhi tandatangan tersebut antara lain H. Marataman Siregar (PB), Hamdani Nasution, SP (PBR), Anggara Muda Sakti (PPP), Lukman Siregar (PDIP) dan Erwin Nasution (PAN).

Disela-sela pengalangan tandatangan di gedung DPRD, Jum’at (28/8) mereka ini mengatakan pihaknya tidak memiliki intres dengan siapapun termasuk pimpinan dan wakil pimpinan dewan sementara, namun ingin meluruskan persoalan yang ada.

Soalnya mereka (anggota dewan yang keberatan-red) tersebut menilai pengumuman komposisi pimpinan sementara tersebut bertentangan dengan ketentuan yang ada antara lain Surat Mendagri Nomor :161/2898/SJ tanggal 8 Agustus 2009 poin (b) yang menyatakan sebelum pimpinan DPRD yang defenitif terbentuk rapat DPRD dipimpin pimpinan sementara DPRD yang terdiri dari seorang ketua dan seorang wakil ketua yang berasal dari dua Parpol yang memperoleh kursi terbanyak pertama dan kedua.

Memperhatikan hasil Pemilu tangal 8 April 2009, perolehan kursi Parpol dalam kategori 5 besar adalah Partai Demokrat 4 kursi (7.747 suara) disusul PDIP 2 kursi (7.527) Golkar 2 kursi ( 6.361), PAN 2 kursi (6.130), dan kemudian Hanura 2 ( 4.766 suara).

“Bila merujuk ke- perolehan jumlah kursi dan suara Parpol sejatinya yang duduk sebagai wakil pimpinan sementara adalah dari PDIP. Sesuai surat edaran Mendagri tersebut. Namun kenyataannya beda. Apakah kedaulatan Parpol tidak dihargai lagi,” Tanya Lukman.

Dikatakan Lukman, paling lambat Selasa pekan depan (1/9) tandatangan dari minimal dua pertiga dari 25 orang jumlah anggota dewan sudah terkumpul dan akan dilayangkan pada hari itu juga kepada pimpinan sementara DPRD untuk menggelar rapat paripurna merevisi komposisi pimpinan sementara DPRD P.Sidimpuan.

Lebih jauh ditambahkan Erwin Politisi PAN dan mantan anggota DPRD Tapsel periode 2004-2009. Ia katakan dirinya tidak bermaksud untuk menuding atau menyalahkan siapa-siapa namun ingin mendudukkan persoalan pada porsi yang sebenarnya sesuai dengan ketentuan yang ada supaya tidak menjadi preseden buruk pada waktu yang akan datang di lembaga legislatif tersebut.

Erwin, Hamdani dan Marataman sembari menimpali apabila pada rapat paripurna DPRD membuktikan bahwa kebijakan Sekwan bertentangan dengan ketentuan yang ada, pihaknya berencana membawa persoalan tersebut ke PTUN.

“Kita coba membuat paradigma baru di DPRD. Makanya sejak awal peraturan harus ditegakkan dan tidak boleh semena-mena,” kata mereka. ***

 

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Pengangkatan Pimpinan Sementara DPRD P.Sidimpuan Berujung ‘Ribut’facebook Pengangkatan Pimpinan Sementara DPRD P.Sidimpuan Berujung ‘Ribut’twitter Pengangkatan Pimpinan Sementara DPRD P.Sidimpuan Berujung ‘Ribut’linkedin Pengangkatan Pimpinan Sementara DPRD P.Sidimpuan Berujung ‘Ribut’email Pengangkatan Pimpinan Sementara DPRD P.Sidimpuan Berujung ‘Ribut’print Pengangkatan Pimpinan Sementara DPRD P.Sidimpuan Berujung ‘Ribut’

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*