PENGAWASAN PENGGUNAAN DANA PNPM DI KECAMATAN MARANCAR

Oleh: Feber Sormin *)

Pemerintah Tapanuli Selatan saat ini sedang berusaha untuk meningkatkan Upaya-upaya peningkatan prasarana dan sarana di seluruh Kecamatan yang ada di Tapanuli Selatan melalui penyaluran-penyaluran Dana PNPM ke desa-desa melalui Kecamatan masing-masing.

PNPM Mandiri merupakan program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan mempercepat penanggulangan kemiskinan dan pengangguran di wilayah perdesaan di tanah air termasuk di Seluruh Desa-desa yang ada di Kecamatan Marancar, Tapanuli Selatan Tapanuli Selatan.

Menurut Informasi dari Masyarakat bahwa dana PNPM di kecamatan Marancar saat ini diperuntukkan untuk membuka sarana Prasarana berupa Jalan Baru dari satu desa ke desa lainnya atau membuka Jalan Baru menuju tempat-tempat Sawah, Kebun dan lahan yang dioleh masyarakat setempat yang tujuannya untuk mempermudah arus angkutan hasil-hasil pertanian dan perkebunan di Masyarakat.

Saat ini Dana PNPM di Kecamatan Masyarakat bersama dengan Panitia Masyarakat dengan Pihak Kecamatan dikelola untuk membuka Jalan-jalan baru tersebut sesuai dengan kemampuan dana yang dimiliki.
Pada umumnya masyarakat sangat mendukung program ini dan rela menghibahkan atau memberikan tanah/lahan miliknya untuk dijadikan sebagai Jalan baru tanpa harus mendapatkan ganti rugi dari Pemerintah atau dalam hal ini dana PNPM tersebut, misalkan pembukan Jalan Baru dari Desa Aek Sabaon hingga ke Desa Tanjung Rompa, Tanah/Kebun masyarakat yang kena jalur Jalan baru tersebut rela memberikan Tanahnya digunakan sebagai Jalan Baru demi mendukung program PNPM tersebut.

Dukungan Masyarakat tersebut berupa penyerahan Tanah/lahan miliknya secara sukarela/dihibahkan sebaiknya di Tata secara administrasi sesuai aturan yang berlaku agar dikemudian hari tidak terjadi permasalahan-permasalahan atau sengketa / tuntutan dari pihak masyarakat ke Pemerintah setempat.
Perlunya pembuatan surat pernyataan dari pihak Pemilik langsung bahwa tanah tersebut dihibahkan/diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung pembuatan jalan baru tersebut akan sangat membantu pengembangan di masa yang akan datang.

Pembuatan Surat peryataan dari Pihak masyarakat bahwa tanah miliknya diberikan tampa harus dibayar juga ikut membantu menghindari Penyalah gunaan atas Dana PNPM dana tersebut serta secara langsung bisa membantu mengawasi dari setiap pelaporan-pelaporan Panitia PNPM ke Pihak terkaid pemerintahan Kecamatan atau Kabupaten.

Baca Juga :  Pertanyaan Besar Di Sekitar Nazaruddin (2)

Pembukaan Jalan Baru ini juga jangan menjadi akses untuk merusak Lingkungan Hutan yang sudah baik selama ini di Kecamatan Marancar, Namun Jalan ini lebih diperuntukkan untuk arus pengangkutan hasil-hasil pertanian dan perkebunan tanpa harus merusak Lingkungan Hutan yang selama ini dijaga oleh Masyarakat LUAT MARANCAR.

Disamping itu, Pertanggung jawaban dana PNPM di Kecamatan Marancar perlu dibuat secara terbuka dan dipublikasikan ke seluruh Desa-desa di Kecamatan Marancar dan publikasi Laporan penggunaan PNPM ini di setiap desa dilakukan dengan cara-cara yang dilakukan Masyarakat selama ini seperti, mempublikasikan ditempat-tempat pengumuman disetiap Desa. Sehingga Masyarakat tidak ada yang merasa dibohongi, dirugikan oleh pengelola dana PNPM yang menjadi milik Masyarakat secara keseluruhan.

Masyarakat berharap pihak Pengawas dari PEMDA TK.I, Wartawan/Media Masa serta Lembaga-lembaga masrayakat ikut mengawasi penggunaan dana PNPM agar penggunaannya tepat sasaran.

Saat ini, kebutuhan Masyarakat Marancar yang paling mendasar adalah:
1. Kebutuhan Listrik (hampir tiap minggu ada pemadaman di Kecamatan Marancar, bahkan bisa 2 atau tiga kali sehari dan bisa tiap hari).
PIhak Pemda TAPSEL perlu mencari solusi untuk Kelistrikan ini dengan memamfaatkan Sumber Daya Air di kecamatan Marancar yang sangat memungkinkan untuk dibuat PLTA dengan secara gotong royong melalui bantuan dana PNPM ini.

2. Peningkatan SDM melalui kesadaran terhadap LINGKUNGAN dan bagaimana meningkatkan kesadaran SDM Kec. Marancar agar bisa memamfaatkan Lingkungan Hutan menjadi tempat-tempat Wisata HUTAN, dan ini sangat memungkinkan dikelola ORganisasi kepemudaan.

3. Menghilangkan pemikiran di Kalangan Masyarakat Pedesan bersekolah untuk menjadi Pegawai/Pekerja, namun Bersekolah untuk Berwirausaha dan menciptakan Lapangan Pekerjaan.

4. Peningkatan Lebar Jalan Utama yang ada serta memperbaiki dari tiga arah jalan Akses ke daerah ini (Jalan dari Sipirok, Jalan dari Kota Sidempuan, dan Jalan dari arah Batang toru).

Baca Juga :  Kenapa Harus Mudik?

Diharapkan dengan program Penyaluran Dana PNPM ini bisa dimamfaatkan oleh Masyarakat Marancar dengan Arahan dari Pihak-pihak Pemda TAPSEL khususnya untuk memajukan Pertanian, Perkebunan dan Peningkatan SDM di Kec. Marancar.

Saat ini Jumlah Penduduk di Kec. Marancar yang berjumlah Lebih 10.267 jiwa (menurut data Statistik Marancar thn 2008), dan Letak Strategis Geografis Wilayah ini, maka Wilayah ini sangat memungkinkan menjadi tempat-tempat percontohan baik dari segi Pertanian, Perkebunan, Penelitian Hewan Langka dan Hutan serta peningkatan SDM. Namun demikian, dana PNPM yang menurut informasi masih sangat terbatas, sangat diharapkan untuk tahun-tahun APBD berikutnya bisa lebih besar untuk APBD Kec. Marancar yang baru beberapa tahun ini mulai terpuplikasikan ke Dunia Luar.

Untuk itu agar penggunaan Dana PNPM tidak mengecawakan Masyarakat, maka untuk menjalankan semua itu dan untuk lebih meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap Penggunaan dana PNPM diatas maka di Kecamatan Marancar sangat memerlukan pengawasan penggunaan Dana tersebut sehingga tidak salah guna atau tidak maksimal penggunaannya dalam hal meningkatkan Sarana dan Prasarana Sosial, ekonomi dan Budaya masyarakat. by fs

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*