Pengedar Ganja Asal Sidimpuan Diringkus Di Pasaman Barat – Polisi Kejar Bandar Besar

Pasbar, Padek—Jajaran Sat Narkoba Polres Pasbar kembali berhasil mengamankan 2 orang tersangka yang diduga pemilik/pengedar daun ganja kering di jalan umum Jorong Batang Umpai Nagari Aiagadang Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Kamis (5/12) sekitar pukul 07.30 WIB. Dari tangan tersangka, Adek Saputra, 26 dan Ardi Batubara, petugas mengamankan barang bukti (BB) berupa 12 lenting kecil daun ganja kering.
Kasat Narkoba Polres Pasbar, AKP Ikbal Harun saat di konfirmasi membenarkan kejadian itu. Tersangka diketahui memiliki daun ganja kering setelah keduanya mengalami kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di jalan umum Jorong Batang Umpai Nagari Aiagadang Kecamatan Pasaman.
Saat terjadi laka lantas yang mengakibatkan Adek Saputra  tewas di tempat kejadian perkara (TKP), seorang warga setempat melihat tersangka, Ardi Batubara (26) membuang sebuah bungkusan di sekitar TKP. Setelah ditelusuri oleh petugas, ternyata ditemukan BB berupa 12 lenting daun ganja kering yang dibuang pelaku.
“Pelaku akhirnya kita bawa ke Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Ikbal.
Dari hasil pemeriksaan Ardi, warga Silang Layang Kelurahan Waek II kota Padang Sidempuan Sumatera Utara (Sumut) ini diketahui bahwa pelaku datang dari Panyabungan, Sumut yang kemudian menjual barang haram ini ke daerah Paroman Ampalu Kecamatan Gunung Tuleh Pasbar.
“Kuat dugaan kita, mereka ini adalah pemain lama yang sudah sering menjual ganja di daerah ini. Nanti akan kita kembangkan kasus ini untuk mengungkap bandar besarnya,” jelas Ikbal.
Dari pengakuannya juga terungkap bahwa peminat paling tinggi juga terdapat di daerah Silaping, Aiabangiah, dan Parit Koto Balingka. Atas perbuatannya, tersangka akan dijerat dengan Pasal 111 Ayat 2 Jo Pasal 115 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman penjara maksimal 5 sampai 20 tahun.
Untuk itu tambahnya, dalam mengungkap jaringan narkoba di daerah ini, pihaknya meminta partisipasi semua elemen masyarakat. Bantuannya berbentuk informasi yang berkaitan dengan tindak pidana kriminal yang terjadi di wilayahnya.

Baca Juga :  Di Sumatera Bagian Selatan, Diperkirakan Setiap Tahun 10 Harimau Diawetkan

Dia berjanji, informasi masyarakat akan segera ditindaklanjuti.  “Sekecil apapun informasi yang disampaikan masyarakat akan kita tindaklanjuti secepatnya,” tuturnya. (*)

padangekspress.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*