Penggumpalan Darah Mengancam dalam Perjalanan Liburan Anda

Libur akhir tahun telah tiba. Sebagian besar masyarakat Indonesia dipastikan akan menggunakan momentum liburan akhir tahun tersebut untuk berlibur bersama keluarga tercintannya. Agar liburan akhir tahun berjalan lancar, kita harus mempersiapkannya dengan baik.

Menurut dr. Dipa Dwi Jayanthi, dokter Venosan Clinic, selain mempersiapkan transportasi dan akomodasi yang memadai, yang tak kalah pentingnnya adalah mempersiapkan kebutuhan pribadi kita lainnya seperti pakaian dan alas kaki yang nanti akan dipergunakan. Jika memilih tempat liburan dengan suhu dingin, alangkah baiknya jika bisa mempersiapkan pakaian yang agak tebal. “Namun jika kita memilih tempat wisata yang beriklim hangat, disarankan untuk memilih pakaian yang lembut dan mampu menyerap keringat,”terang dr. Dipa.

Selain itu yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah resiko kesehatan akibat menempuh perjalanan jauh. Resiko tersebut di antaranya penggumpalan darah di kaki akibat duduk terlalu lama. Jika perjalanan wisata kita menempuh perjalan yang cukup panjang dengan memakan waktu lebih dari 4 jam, maka resiko untuk terserang Immobilisasi cukup besar.

Immobilisasi adalah suatu keadaan di mana individu mengalami atau berisiko mengalami keterbatasan gerak fisik. dr. Dipa menjelaskan efek dari Immobilisasi adalah dapat menyebabkan Deep Vein Thrombosis (DVT). Deep Vein Thrombosis adalah penggumpalan darah pada pembuluh vena bagian dalam. “DVT ini bisa menyebabkan ganguan kesehatan yang serius yang dapat memicu pulmonary embolism atau emboli paru,”papar dr. Dipa.

Baca Juga :  Mengatasi Kejang Saat Demam

Agar resiko DVT ini berkurang, dr. Dipa memberikan beberapa tips. Pertama adalah gunaklan sepatu yang nyaman dan hindari penggunaan high heels selama perjalanan. Selain itu sering-seringlah melakukan peregangan sederhana khususnnya di bagian otot kaki. Peregangan sederhana ini dapat dilakukan dengan cara memanjangkan kaki dan menekuknya beberapa kali.

Agar traveler benar-benar terhindar dari DVT, dr. Dipa menyarankan agar dapat menggunakan compression stockings (stoking kesehatan) ketika berpergian. Compression stockings ini berbeda dengan stoking pada umumnnya. Compression stockings dibuat dari bahan yang halus serta didisain oleh tenaga medis profesional dan dibuat dengan memiliki tekanan bergradasi. Tekanan terbesar (100%) berada pada pergelangan kaki dan semakin ke atas tekanan semakin berkurang hingga mencapai 40%. “Untuk pencegahan DVT pada saat perjalanan disarankan untuk menggunakan compression stockings dengan tekanan 8-18 mmHg,”terang dr. Dipa.

Selain untuk mencegah DVT pada saat perjalanan, compression stockings ini secara medis juga bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi pemompaan pembuluh darah balik. Sehingga compression stockings ini juga efektif mengurangi keluhan pegal, keram dan bengkak pada otot di kaki.

Memang saat ini banyak ditemukan compression stockings. Namun menurut dr. Dipa, tidak semua stoking yang ada di pasaran lulus uji Medical Stocking Tester (MST). Salah satu produk compression stockings yang telah lulus MST adalah produk dari Venosan.

Baca Juga :  Saat Anak Demam, Kapan Perlu Obat Penurun Panas?

Compression stockings keluaran Venosan ini didisain oleh tenaga medis profesional dan terbuat dari bahan yang berkualitas tinggi. Sehingga compression stockings dari Venosan ini cocok dan nyaman dipergunakan traveler di ikim tropis.

Jadi agar liburan akhir tahun kita menyenangkan dan terhindar dari penyakit DVT, mulailah menggunakan compression stockings.

 

dr. Dipa Dwi Jayanthi

Hubungi kami :

%name Penggumpalan Darah Mengancam dalam Perjalanan Liburan Anda

Venosan Clinic
Jl. Jaksa No. 3
Kebon Sirih – Jakarta Pusat
Indonesia
T : +62 21 319 242 98 – 99
F : +62 21 319 242 97
E : info@venosan-clinic.co.id
Web: www.venosan-clinic.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*