Pentas Seni dan Senam Massal – Meriahkan HUT ke-64 Tapsel

Penari Ono Niha dari Kecamatan Angkola Sangkunur mempersembahkan tari Maena pada pentas seni budaya dalam memeriahkan HUT ke-64 Tapsel. (Amran Pohan/Metro Tabagsel)

TAPSEL – Dalam memeriahkan Hari Ulang tahun (HUT) ke-64 Kabupaten Tapsel tahun 2014, Pemkab bersama Dewan Kesenian Daerah Kecamatan Batangtoru menggelar Pentas Seni Budaya Tapsel pada 22-23 November 2014 lalu. Kegiatan bertempat di Lapangan Bola Sipente, Desa Hapesong Baru, Batangtoru.

Acara yang difasilitasi Tambang Martabe tersebut diselenggarakan secara kolaboratif oleh lima kecamatan di zona barat Tapsel. Masing-masing Kecamatan Batangtoru, Marancar, Muara Batangtoru, Angkola Barat, dan Angkola Sangkunur, dengan sponsor utama Tambang Emas Martabe, serta didukung Dewan Kesenian Daerah Tapanuli Selatan (DKD) dan Lembaga Konsultasi Masyarakat Martabe (LKMM).

Selama dua hari penyelenggaraan, masyarakat akan disuguhkan berbagai acara, antara lain pagelaran tari tradisional dan modern, drama dan musik yang menampilkan seniman-seniman daerah dan nasional. Penampil dari lima kecamatan penyelenggara menghadirkan penampilan seni dan budaya secara bergantian.

Menariknya, tidak hanya budaya Tapsel saja yang akan diketengahkan. Seni dan budaya dari daerah lain yang turut berdenyut menghidupkan interaksi masyarakat juga ikut ditampilkan.

Tujuannya adalah memberikan informasi kepada masyarakat akan keberagaman budaya dalam berbagai filosofi, tarian, kerajinan tangan dan keragaman kuliner yang ada di bumi Tapsel.

Bupati H Syahrul M Pasaribu melalui Camat Batangtoru saat pembukaan pentas seni dan budaya itu menyatakan, kegiatan mencerminkan interaksi seluruh masyarakat di Tapsel yang hidup bersama dalam kepelbagaian, berdampingan dengan damai.

Baca Juga :  80 Rumah Terendam Warga Mengungsi

Sebagai puncak acara, Shreya Maya, atau yang biasa dikenal Maya KDI (Kontes Dangdut Indonesia) tampil menunjukkan keunikan khasanah budaya musik dangdut. Maya yang asli putri daerah Tapsel ini berkolaborasi dengan seniman dangdut lokal, Tamsor Efendi dan Roni Saputra.

Budi Baik Siregar, Technical Advisor Community Relations Tambang Emas Martabe mengatakan, sumbangsih Tambang Emas Martabe dalam Pentas Seni Budaya Tapanuli Selatan yang kedua ini merupakan wujud dari komitmen untuk turut mendukung pelestarian budaya dan pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.

Melalui pentas seni budaya ini, diharapkan nilai-nilai budaya lokal dapat dilestarikan, sekaligus dipromosikan dengan rasa bangga, terutama oleh generasi muda.

“Kegiatan edukasi terkemas dalam hiburan rakyat bernuansa budaya semacam ini penting untuk menumbuhkan rasa kepemilikan dan kreativitas pengembangan masyarakat, khusus generasi muda, agar biasa berinteraksi dan berkreasi di tengah kepelbagaian budaya. Perbedaan adat, bahasa, kebiasaan, dan pemikiran merupakan kekayaan, bukan penghambat, untuk mendorong interaksi menuju kemajuan bersama,” terangnya.

Sementara itu Ketua Dewan Kesenian Tapsel Drs H Fajaruddin Tanjung mengatakan, Pemkab dapat melaksanakan kegiatan ini secara rutin dan berkesinambungan dengan melibatkan lebih banyak lagi dukungan dari masyarakat, pemangku adat, dan kalangan swasta.

Di hari yang sama, Bupati H syahrul M Pasaribu SH yang diwakili Sekdakab Ir Aswin Efendi Siregar MM mengatakan, dalam memeriahkan HUT ke-64 Tapsel, pihaknya juga menggelar senam missal, Sabtu (22/11).

Baca Juga :  Kebun Sawit Anggota DPRD Dirusak Anak Pengusaha

“Seluruh elemen di lingkungan Kabupaten Tapsel, mulai pemerintah maupun masyarakat, harus bisa menjaga kesehatan dengan gemar berolahraga. Dan senam massal ini merupakan bagian dari menjaga stamina agar tetap bugar,” ucapnya.

Dikatakan, kegiatan senam massal tersebut diprakarsai oleh BPJS Cabang Padangsidimpuan, sebagai bentuk kepedulian sekaligus sosialisasi tentang BPJS di tengah masyarakat.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Psp dr Sari Quratulaini mengatakan, dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan di tengah-tengah masyarakat, harus dilibatkan berbagai unsur, baik yang sifatnya lembaga formal maupun non formal. Hal ini diperlukan agar semua lapisan menyadari sepenuhnya betapa pentingnya hidup sehat.

Setelah senam massal, dilaksanakan lucky draw yang memperbutkan berbagai hadiah. Pengundiannya dilakukan Ketua TP PKK Tapsel Hj Syaufia Lina Syahrul. (ran)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*