Pentas Seni Segala Etnis di Angkola Selatan

www.metrosiantar.com

MANORTOR BERSAMA- Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Ongku P Hasibuan manortor bersama para penari dalam pentas seni dan budaya Kecamatan Angkola Selatan, Sabtu (27/3)

TAPSEL-METRO; Ada yang menarik di pentas seni segala etnis di Sowmil, Desa Pardomuan, Kecamatan Angkola Selatan, Sabtu (27/3) lalu. Pada acara kesenian tersebut orang nomor satu di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Ongku P Hasibuan, ikut menari bersama belasan penari yang tampil mempersembahkan tarian tortor.

Selain menari Ongku juga mengimbau seluruh warga yang hadir untuk tetap menghargai perbedaan atau plural. Sebab, perbedaan merupakan potensi sebagai modal untuk pembangunan di daerah yang dipimpinnya.

Menurut Ongku, Tapsel merupakan salah satu daerah yang memiliki keberagaman adat dan kebudayaan, suku, agama, dan lain sebagainya. Bila perbedaan ini disatukan bisa menjadi potensi dan modal besar untuk melakukan pembangunan di Tapsel.

“Mari satukan perbedaan ini menjadi modal bagi kita untuk tetap membangun dan melanjutkan pembangunan di Tapsel 5 tahun ke depan,” ujarnya di hadapan ratusan warga dari seluruh etnis yang ada di Angkola Selatan.

Ditambahkan Ongku, perbedeaan juga diaplikasikannya dalam pemerintahan. Di lingkungan Pemkab, ada pimpinan SKPD yang berasal dari suku Jawa, Minang, Melayu, Cina, Batak Toba, Angkola dan lain sebagainya. Hal ini menunjukkan bahwa keberagaman di Tapsel berjalan dengan baik dan merupakan modal Tapsel untuk terus membangun dan menjadi makin baik dan sejajar dengan daerah lainnya di Sumut.

“Dengan keberagaman ini kita satukan tekad dan niat untuk sama-sama membangun Tapsel lebih baik ke depannya,” ujarnya.

Baca Juga :  Program Bupati Mewujudkan Tapsel sebagai Penghasil Sutra

Lebih lanjut Ongku menambahkan, Pemkab Tapsel mendukung kegiatan pentas seni tersebut, dan akan mengupayakan acara kesenian ini menjadi agenda tahunan kegiatan Dinas Pariwisata Tapsel. Dan direncanakan digelar di Danau Siais yang pada nantinya akan menjadi ajang promosi potensi wisata dan budaya di Tapsel.

“Kita akan berupaya bagaimana kegiatan ini menjadi agenda tahunan Pemkab Tapsel sehingga potensi wisata dan seni di Tapsel bisa kita promosikan. Situasi ini akan menjadi potensi bagi peningkatan ekonomi kita,” terangnya.

Sementara itu ketua panitia, Goldfried Tobing, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan untuk menunjukkan bahwa perbedaan agama, suku, ras, adat, dan budaya, tidak memicu konflik. Dan selama kepimpinan Ongku, keberagaman berjalan dengan baik dan harmonis di tengah-tengah masyarakat Kecamatan Angkola Selatan.

Selain itu, lanjutnya, sebagai panitia pihaknya berharap pentas seni Angkola Selatan bisa menunjukkan potensi yang ada di Kecamatan Angkola Selatan. Perlu diketahui peserta pentas seni berasal dari beberapa etnis seperti, Jawa, Nias, Batak Angkola, Batak Toba, dan lainnya serta berasal dari berbagai agama.

Sementara itu Camat Angkola Selatan, Hamdy S Pulungan, kepada METRO, Senin (29/3), mengatakan, pentas seni atau budaya yang dilangsungkan sehari penuh itu, diharapkan menjadi cikal bakal pentas seni dan budaya yang bisa dijadikan agenda tahunan Pemkab Tapsel.

“Melihat antusias warga dan peserta, yang terdiri dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua, kita berharap ini bisa menjadi agenda tahunan. Sekaligus bisa menjadi sarana promosi seni dan budaya serta wisata yang ada di daerah kita ini, khususnya Tapsel,” pungkasnya. (phn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jembatan Penyeberangan Jalan Sudirman Padangsidimpuan Perlu Perhatian

1 Komentar

  1. Banyak perubahan yang terjadi secara dramatis terhadap perilaku Ongku akhir2 ini anata lain : menjadi ramah, seyum diumbar 24 jam, rajin bekunjung, jadi dermawan, selalu meposisikan diri menjadi orang yang teraniaya…..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*