Pentutupan Pesta Danau Toba Meriah & Banjir Hadiah

67667872d6e3bd542e304e41be5e96c88914434 Pentutupan Pesta Danau Toba Meriah & Banjir Hadiah Hari terakhir pelaksanaan Pesta Danau Toba (PDT) sekaligus penutupan , Minggu (24/10) yang dilaksanakan di Pagoda Open Stage Parapat. Ratusan peserta lomba kegiatan banjir hadiah dan bonus uang. Selain itu Penutupan kali ini juga dipadati pengunjung wisata domestic, turis mancanegara dan para kontingen dari seluruh kabupaten di kawasan Danau Toba, meliputi Simalungun, Karo, Taput, Humbahas, Samosir, Dairi, Tobasa dan Aceh.

Secara resmi penutupan PDT dilakukan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Isman Gusman didampingi Ketua Komite Ekonomi Nasional, Chairul Tanjung, Ketua Umum PDT Dr Parlindungan Purba SH MM dan Ketua Panitia Lokal Camat Girsang Sipangan Bolon, Imman SG Nainggolan Ssos dan dihadiri Bupati Samosir, Ir Mangindar Simbolon, Wakil Bupati Taput, Kapolres, Dandim Taput, Plt Sekda Simalungun Ir Mahrum Sipayung serta pejabat lainnya.

Dalam sambutannya Ketua DPD Isman Gusman berjanji akan memperjuangkan agar Danau Toba dijadikan sebagai zona ekonomi daerah pariwisata kepada Presiden RI sekaligus mengajak para putra–putri Sumatera Utara untuk membangun Danau Toba secara bersama.

“Kehadiran kami di sini, selain sebagai DPD adalah berkewajiban untuk mendukung pembangunan Danau Toba sebagai pusat pariwisata yang dapat mensejahterakan perekonomian masyarakat melalui penyelenggaraan beragam paket wisata dalam bidang olahraga dan seni budaya”, katanya.

Ketua Umum PDT, Dr Parlindungan Purba SH menyampaikan sambutan singkat kepada seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Girsang Sipangan Bolon sebagai tuan rumah untuk mengucapkan terima kasih atas dukungannya hingga terselenggaranya PDT. Selainnya kepada seluruh jajaran Pemkab di sekitar kawasan Danau Toba maupun kabupaten/kota lainnya di Sumatera Utara yang turut berperan serta dan mengirimkan kontingennya di PDT.

Parlindungan: Kurang Lebih Kami Minta Maaf

Baca Juga :  Perlu Sosialisasi Sadar Wisata Kepada Guru guru Di Kabupaten Tapanuli tengah

Secara global, PDT berakhir hingga malam hari sekitar pukul 24.00 WIB, karena artis-artis Jakarta masih berada di Parapat, sekaligus memberikan sumbangsihnya kepada pengunjung PDT yang masih berlama-lama di Pagoda Open Stage. “Kok cepat kali PDT-nya ditutup, tidak terasa yah..kita sudah 4 hari di Parapat,” ujar Lastry dari Simalungun. Parlindungan yang juga anggota DPD Sumatera Utara itu, saat didaulat memberikan pesan kepada penonton. Dia mengatakan, “Kami dari panitia, mengucapkan terima kasih sekaligus meminta maaf, bilamana di sana-sini masih banyak kekurangan dalam penyambutan sekaligus dalam penyajhian PDT yang kami lakukan,” ujarnya. “Kami juga harus mengatakan permohonan maaf Horas,,Horas,,Horas,, sampai Jumpa di PDT mendatang,” katanya. (jes)

Penyewa Tenda Naik 50 Persen

Seiring perayaan Pesta Danau Toba (PDT), tingkat penyewaan tenda di lokasi wisata Ajibata meningkat. Peningakatan sekitar 50 persen dari hari biasa. Hal itu disebabkan pengunjung yang datang dari berbagai daerah membludak untuk menyaksikan PDT.

Salah seorang pemilik tenda di Ajibata, Lina br Gurning, kepada METRO, Minggu (24/10) mengatakan, sejak perayaan PDT dibuka 20  Oktober lalu, pengunjung sudah mulai meningkat. “Sejak PDT dibuka pengunjung mulai meningkat, namun puncak peningkatan itu terjadi Mingu kemarin. Salah satu penyebabnya karena sekarang penutupan PDT, sehingga banyak masyarakat yang ingin menyaksikan puncak penutupan PDT,” bebernya.

Menurutnya, jika hari biasa pengunjung sangat sepi, paling ramai hanya sekitar 8 tenda yang laku. Namun untuk saat ini tercatat sekitar 26 tenda sudah disewa pengunjung. Kata Lina, di sana ia menyediakan sekitar 13 unit tenda terbuka, satu unit tenda ditawar Rp30 ribu.

“Fasilitas tenda yang disewakan berukuran sekitar 3 kali 3 meter. Di mana untuk satu tenda tersedia tikar yang nyaman dan bersih. Sehingga pengunjung yang menggunakan tenda merasa aman dan tenang sambil bersantai dan menikmati indahnya Danau Toba,” sebutnya.

Baca Juga :  Tunjangan Sertifikasi Guru PNS Kota Siantar 8 Bulan Mengendap di Disdik

Lebih lanjut katanya, umumnya mereka yang menyewa tenda yaitu keluarga yang sedang berwisata. Kemudian kaum muda, kerabat kerja dan tidak jarang pula dari perkumpulan seperti kegiatan Gereja, organisasi dan masih banyak lainnya. Selain itu, di sana ia juga menyediakan ban dalam untuk renang yang dapat digunakan untuk anak, kaum remaja hingga orangtua. Satu ban ukuran kecil seharga Rp5 ribu dan ukuran besar Rp10 ribu.

Diterangkan Lina, meskipun saat ini terjadi peningkatan, akan tetapi jika dibandingkan perayaan PDT tahun lalu, terjadi penurunan sekitar 25 persen. Penurunan tersebut akibat adanya biaya retribusi yang dikuti di sekitar Jalan Very Kelurahan Parsaoran Kecamatan Ajibata. Sehingga yang dulunya masih gratis, sekarang sudah dikutip biaya sekitar Rp5 ribu.

Sumber: http://metrosiantar.com/METRO_SIANTAR/Pentutupan_PDT_Meriah_Banjir_Hadiah

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*