Perampok Bersenpi Tembak Toke Piring Di Padangsidimpuan

Nasruddin Siagian (38) warga Jalan MT Haryono Kota Padangsidimpuan terpaksa menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) setempat, akibat ditembak perampok bersenpi tidak jauh dari kediamannya, Rabu (15/12) sekitar pukul 18.30 WIB.

Informasi dihimpun Analisa, Kamis (16/12), aksi perampokan itu terjadi ketika korban beserta supirnya Syarifuddin Pulungan (45) warga Jalan Suprapto Kota P. Sidimpuan keluar dari rumah mengenderai mobil 1300 pick up coklat menuju rumah kediaman orangtuanya. Dia membawa uang hasil penjualan dalam tas hitam yang diletakkan di sampingnya.

Namun, baru sekitar 10 meter dari rumah korban tiba-tiba seorang laki-laki dewasa menghampiri mobil korban dari arah depan samping kiri atau tepat di posisi korban.

Kemudian, pelaku membentak korban untuk menyerahkan uang yagn dibawanya. Saat itu, perampoknya mencabut pistol dipinggang dan mengarahkannya ke korban.

Melihat kondisi itu, supir korban dengan refleks menekan pedal gas mobil untuk dapat menjauh dari pelaku, namun upaya itu malah membuat pelaku menembakkan pistol ke arah korban. Korban berusaha menangkisnya dengan telapak tangannya.

Untung bagi korban, sebelum mengenai telapak tangannya peluru tersebut lebih dulu mendarat di plat bawah kaca mobil yang hanya berjarak beberapa senti dari tempat duduk korban.

Melihat buruannya kabur, pelaku kemudian menghampiri sepeda motor rekannya yang standby di samping kiri bagian depan mobil korban dan melarikan diri dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca Juga :  Harga Sawit di Paluta Masih Bertahan

Selang beberapa menit kemudian petugas kepolisian yang dipimpin langsung Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik S.Ik didampingi Kasat Reskrim AKP Fahrizal S.Ik tiba di TKP, setelah sebelumnya mendapat laporan dari korban.

Kapolres melalui Kasat Reskrim AKP Fahrizal S.Ik membenarkan adanya aksi percobaan perampokan memakai senpi tersebut. “Pelaku berjumlah dua orang. Seorang bertugas stand by di atas sepeda motor sedang seorang lagi berjalan mendatangi korban, “ungkapnya.

Dijelaskan, identitas kedua pelaku sudah teridentifikasi dan sedang dilakukan pengejaran. “Tadi malam sekitar pukul 00.30 WIB personil Reskrim telah menggerebek rumah pelaku, namun pelaku sudah lebih dulu kabur. Semoga dalam beberapa jam kedepan pelaku bisa tertangkap, “terangnya.

Disinggung mengenai ciri-ciri pelaku Kasat Reskrim enggan menjawab karena masih dalam pengejaran aparat yang berwajib.

Namun, Kasat memastikan jika pelaku seorang residivis dan berbahasa daerah (angkola).

Hal itu diketahui dari keterangan salah seorang saksi penjual gorengan dekat TKP. “Pelaku sempat berdialog memakai bahasa daerah dengan penjualan goreng itu sekitar 20 menit sebelum kejadian, “ungkapnya.

Ditambahkan, untuk Barang Bukti (BB) yang ditemukan di TKP berupa sebutir selongsongan peluru kaliber 9 mm.? (analisadaily.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Desember 2011, Tambang Emas BT. Toru Berproduksi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*