Perampok paling kejam di Medan dihadiahi timah panas polisi

Guntur ditembak polisi. ©2013 Merdeka.com/yan muhardiansyah

Merdeka.com – Polisi tak mau kehilangan muka dengan maraknya aksi kejahatan di Kota Medan belakangan ini. Satu per satu pelaku ditangkap, sebagian bahkan dilumpuhkan dengan timah panas.

Teranyar, Guntur Syahputra (20) yang diciduk petugas, Minggu (18/11). Warga Jalan Monginsidi, Medan, ini tak berkutik setelah peluru polisi bersarang di kedua pahanya.

Guntur ditangkap karena disangka sebagai salah satu otak pelaku sejumlah perampokan di jalanan Kota Medan. Namanya muncul setelah dua pelaku lainnya Risky Syahputra (19), warga Simpang Kampus, Padang Bulan, dan M Dona (22), warga Jalan Dr Cipto, tertangkap tiga hari lalu. Keduanya “bernyanyi” aksi komplotan mereka diotaki Guntur.

Ketiga perampok ini disinyalir sudah puluhan kali beraksi di sekitar kawasan Jalan Monginsidi, Polonia, dan Jalan Juanda. Mereka diketahui tidak segan-segan melukai korban yang melakukan perlawanan.

“Para pelaku ini menggunakan modus memepet korban dan mengancam dengan senjata tajam jenis klewang dan pisau sebelum membawa kabur sepeda motor korban,” ujar Kapolsek Medan Baru Kompol Nasrun Pasaribu.

Guntur disergap saat keluar dari rumah temannya di Jalan Dipanegara, Padang Bulan. Namun, dia dilaporkan tetap mencoba melarikan diri. Petugas pun menembak. Peluru bersarang di paha kanan dan kirinya. “Kita lumpuhkan karena saat akan ditangkap yang bersangkutan melakukan perlawanan” jelas Nasrun.

Baca Juga :  KPU Sumut: Pilgubsu 7 Maret 2013

Guntur yang tertembak kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim. Setelah mendapat perawatan, dia diboyong ke Mapolsek Medan Baru.

Selain membawa Guntur, polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor Suzuki Satria FU BK 5269 AED dari tangannya. “Kita masih melakukan pengembangan terhadap tersangka dan dua temannya yang lebih dulu tertangkap,” imbuh Kanit Reskrim Polsek Medan Baru Iptu Alexander Piliang.

Guntur merupakan tersangka pelaku kejahatan jalanan kelima yang ditembak polisi dalam 9 hari terakhir. Sabtu (16/11) petang kemarin, 2 penjambret diterjang peluru setelah beraksi di Jalan Ringroad/Gagak Hitam, Medan. Sebelumnya, 2 pelaku pencurian dan perampokan di Medan juga dihadiahi timah panas, Jumat (8/11) petang. Sebelumnya, Kapolresta Medan Kombes Nico Afinta memang memerintahkan tembak di tempat pelaku kejahatan sebagai respons maraknya tindak kriminalitas di jalanan Kota Medan belakangan ini.

[has]
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*