Perang Bintang – Persipura Taklukkan Tim All Star 2-1

Jayapura – Musim sepakbola Indonesia resmi ditutup dengan laga antara Persipura Jayapura kontrak Tim All Star Indonesia Super League (ISL). ‘Mutiara Hitam’ keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1.

Dalam laga yang dihelat di Stadion Mandala, Rabu (29/6/2011) sore WIT itu, dua gol Persipura disumbangkan playmaker asal Liberia Zah Rahan. Sedangkan All Star lebih dulu unggul lewat gol Mohammad Ridwan.

Dalam pertandingan kali ini, tuan rumah Persipura lebih dulu tertinggal melalui M. Ridwan yang menyisir dari sisi kiri pertahanan tuan rumah, usai menerima umpan silang Aldo Bareto pada menit ke 30.

Sambil dibayangi oleh Ortizan Solossa, Ridwan melepaskan sepakan kaki kiri yang bersarang di pojok kiri gawang Yoo Jae Hon.

Tiga menit berselang tuan rumah berkesempatan menyamakan kedudukan, andai gol Titus Bonay tak dianulir wasit Jimmy Napitupulu yang memimpin jalannya pertandingan.

Baru di menit ke-39 Zah Rahan berhasil menyamakan kedudukan usai bekerja sama satu dua dengan Ortizan Solossa di kotak penalti. Zah Rahan yang menyongsong bola umpan Ortizan dengan mudah menyonteknya ke dalam gawang.

Babak pertama diakhir dengan skor imbang 1-1.

Kedua tim saling jual beli serangan di babak kedua sampai akhirnya delapan menit sebelum bubaran, Zah Rahan memastikan kemenangan Persipura.

Umpan Boaz diterima dengan baik oleh Zah Rahan dan usai memasuki kotak penalti, ia menempatkan bola di tiang jauh gawang Kurnia Meiga.

Baca Juga :  Susno Merasa Diperlakukan Sewenang-Wenang

Kemenangan 2-1 dipertahankan hingga laga usai dan disambut langsung oleh nyanyian Persipura Mania yang memadati stadion dan kembang api.

Di ujung laga dilakukan penyerahan trofi Piala Presiden oleh Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, kepada Boaz sebagai simbolis juara ISL 2010/2011.

detiksport.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Persipura memang tim hebat, juara LSI, masuk perempat final AFC Cup dan Tim All Star pun dikalahkan, tapi lihatlah nanti dalam susunan Timnas biasanya paling 2 orang dari Persipura yang diambil untuk Timnas, sedang dari Arema Malang, Sriwijaya FC dan Persija biasanya juga mendominasi pemain-pemain Timnas. Betul-betul logika jungkir balik ! inilah salah satu alasan kenapa pemain terbaik yang penuh talenta Boas Solossa begitu malas bila dipanggil main di Timnas ? Persiapan Timnas yang begitu pendek ( cuma 8 hari ) untuk pra piala dunia ditambah penyesuaian dengan pelatih baru sepertinya riskan buat Timnas untuk berjaya. Persipura…. sampai saat ini masih rutin berlatih untuk persiapan perempat final AFC Cup…bagaimana kalau Timnas diwakili oleh Persipura saja ? okelah…. 4 pemain asing di Persipura kita keluarkan diganti dengan pemain LSI lainnya.. kekompakan pemain Persipura saat ini mungkin akan banyak membantu memenangkan pertandingan perdana melawan Turkmenistan. Kenapa tidak dicoba ?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*