PERENCANAAN PEMBANGUNAN KOTA TAPANULI SELATAN UNTUK DI 50-100 TAHUN YANG AKAN DATANG

Bagi Rakyat Tapanuli Selatan saat ini yang belum memeliki Kantor pemerintahan yang berada diwilayahnya, memiliki Kantor Pemerintahan dari berbagai instansi yang diperlukan merupakan suatu yang keharusan dalam hal suatu pemerintahan saat ini, hal ini yang menjadi banyak perbincangan dan pertanyaan masyarakat Tapanuli Selatan mengapa sebegitu lamanya pemerintahan Tapsel ini tersedia agar lebih dekat dalam melayani Mayarakatnya. Banyaknya permasalahan-permasalahan yang dihadapi Pemda setempat dan banyaknya pihak-pihak yang berkepentingan yang mencoba ikut terlibat dalam pembangan yang bisa dikatakan Kota Baru bagi Tapanuli Selatan membuat pembangungan dan pemindahan Kantor Pemda ini sulit dilakukan sejak adanya pemekaran2 di wilayah Tapanuli Selatan.
Tertundanya dan banyaknya kepentignan dan permasalahan dari proses ini mengakibatkan masyarakat kurang peduli entah dimanapun kota ini akan dibuat/dibangun, Beberpa pihak yang berkepentingan sering mengatasnamakan masyarakat Tapanuli selatan yang peduli akan Tapanuli Selatan, begitu juga pihak lainnya yang seluruhnya buat masyarakat adalah baik jika lebih mengutamakan tujuan kepentingan masyarakat untuk jangka Panjang. Dimanapun tempatnya rencana pembangunan Kantor Pemerintahan ini yang merupakan bisa dikatakan akan cikal bakal lahirnya suatu Kota suatu saat, bukan menjadi permasalahan yang paling harus dipermasalahkan lagi mengingat semakin lama ditunda semakin tidak menentu saja, jadi Kalau memang sudah diputuskan disuatu tempat, sebaiknya benar-benar direalisasikan saja dengan aspek2 hukum dan AMDAL nya.
Buat Bapak Bupati, Jajarannya dan anggota DPRD Tapsel dan seluruh yang terlibat dalam hal pembangungan Kantor Pemerintahan Tapsel ini, bagi masyarakat saat ini perlu suatu kepastian perencanan yang sudah diputuskan dan punya kekuatan hukum serta perlu sebaiknya perlu diantisipasi pembangunan Kantor Pemerintahan ini yang bisanya bakal terbentuk Pusat Kota Tapanuli Selatan, perlu diantisipasi dan dibayangkan kira-kira di 50 tahun yang akan datang atau lebih dimasa yang akan datang bagaimana kira-kira situasi Kantor pemerintahan ini dan area sekitarnya, hal ini guna memberi masukan bagi perencana yang ditunjuk dan mengantisipasi rencana persiapan2 sarana umum yang dibutuhkan masyarakat suatu wilayah kota, karena biasanya sarana ini sering menjadi banyak kendala/permasalahan bila suatu kota cepat berkembang. Misalkan penyediaan Sarana Tempat sampah, sarana Olahraga, Sarana Pasar, Sarana terminal, sarana perkantoran, Sarana Hiburan, Penghijauan dan Sarana lain-lain dan juga Lebar suatu jalan raya yang diperlukan.

Khusus untuk Perencanaan Jalan suatu kota, alangkah baiknya para pembuat rencana dan pengambil keputusan bisa belajar dari permasalahan-permasalahan pembuatan suatu jalan atau perbaikan/pelebaran dari kota-kota yang ada di Indonesia ini. Tidak perlu harus study banding untuk keluar Negeri, tapi dengan melihat permasalahan yang dihadapi kota-kota yang ada di Indonesia ini yang tidak siap mengimbangai perkembangan Jaman dan perkembagan ekonomi.
Mempersiapkan JALAN RAYA suatu kota dalam jangka panjang sangat diperlukan dan perlu perencanaan yang matang yang bisa mengantisipasi perkembangan suatu kota dalam jangka panjang. Sebagai contoh,suatu jalan raya bila dengan terlebih dahulu membangun bagian masing pinggir jalan dengan lebar yang diperlukan sementara dibagian tengah dikosongkan (dibuat Taman), dan taman ini menjadi bahagian dari pelebaran jalan bila diperlukan suatu saat, sehingga setiap pelebaran jalan suatu saat karena kebutuhan, tidak perlu membongkar2 bangunan yang masuk dalam suatu pelebaran. Jadi pelebaran jalan dilakukan dengan memfaatkan taman ditengah jalan yang dipakai sebagai pembatas jalan, bukan melebarkan jalan dengan kearah luar jalan raya itu sendiri.
Saat ini pihak Perencana Pemda Tapanuli Selatan untuk pembangunan Kantor Pemerintahan Tapanuli Selatan mempersiapkan Jalan dengan lebar 20 meter, namun bagaimana keberadaan 20 meter ini, masyarakat umum masih banyak yang tidak mengetahuinya dan kurang terpublikasikan tentang rencana tata ruang dan tata kota ke masyarakat secara terbuka, kurang pedulinya banyak masyarakat terhadap perencanaan tata ruang dan tata kota ini membuat Rencana yang sudah direncanakan oleh Pemda Tapsel menjadi menambah kurang terpublikasikan dengan cukup kemasyarakat di seluruh kecamatan Tapanuli Selatan.
Andikan kita gambarkan jika lebar jalan 20 Meter yang dipersiapkan saat ini (hanya gambaran saja) maka bisa kita bayangkan andaikan satu truk memerlukan sekitar lebar 2,75 meter maka satu arah jalan hanya dapat sekitar 3 jalur, dengan arah bolak balik 6 jalur dan asumsinya kira-kira 2 meter ditengah sebagai penghalang…. kalau lebar jalan ini diperuntukan untuk suatu Jalan Raya Utama, maka kemungkinan untuk jangka panjang, kebutuhan lebar jalan ini pasti sedikit kekurangan bila dalam suatu persimpangan dimasa yang akan datang membutuhkan Jembatan layang dengan lebar 6-7 meter satu arah.
Maka alangkah baiknya jika lebar jalan Raya Utama ini lebih dipersiapkan lebih lebar lagi guna mengantisipasi perkembangan kota untuk jangka panjang, misalkan 25-28 meter, andikan dibuat lebar pun dan ditengahnya dibuat taman yang baik akan lebih indah dan lebih bagus suatu saat serta mengurangi polusi suatu jalan raya, sehingga bagi Pemda terkait bila hendak memperlebar jalan atau memperbaiki Sarana dikemudian hari tidak mengalami kesulitan dalam hal penyediaan sarana tersebut dimasa yang akan datang.

Baca Juga :  Hari Ini, 7 Pasangan Kampanye Damai Cabup/Cawabup Madina

Begitu juga tentang Sarana air yang perlu perencanaan matang dengan melihat Visi 50-75 tahun yang akan datang, perlu diantisipasi dari sejak awal perencanaan mengingat pengalaman2 beberapa kota yang sering kewalahan dalam hal sarana umum ditengah-tengah kota yang dalam perkembangannya sering tidak dapat diimbangi oleh Pemdanya.
Khusus untuk Sarana Olahraga yang sering terabaikan dikota-kota Indonesia ini, membuat pemda-pemda sering mengalami kesulitan menyediakan sarana olahraga bagi masyarakat yang hendak menikmatinya. Sarana-sarana umum dan pendukung lainnya yang tidak kalah penting sangat diperlukan keterbukaan dan kesabaran oleh pihak pembuat Keputusan tata ruang dan tata letak kota Tapanuli Selatan ini. Masukan dan pendapat masyarakat perlu perhatikan lebih jauh dan dipertimbangkan, sehingga tidak menjadi bola panas permasalahan disuatu saat nanti yang membuka pintu bagi pihak-pihak tertentu hendak meraup keuntungan semata.

Publikasi TATA RUANG / TATA LETAK PERENCANAAN KOTA yang cukup dan secara terbuka sehingga masyarakat yang hendak berinvestasi dalam keterlibatan membangun Kantor Pemerintahan dan juga bisa menjadi cikal bakal Pusat kota ataupun masyarakat yang hendak tingggal mengerti betul tentang perencanaan tata ruang tersebut, tanpa publikasi yang cukup, maka wilayah yang hendak dibangun ini akan sama dengan wilayah-wilayah lainnya yang penuh masalah dikemudian hari seiring dengan perkembangan jaman yang begitu cepat.
Ada beberapa kota yang bisa kita buat sebagai percontohan bagaimana Tata Ruang dan pembangunan dibuat secara baik termasuk bagaimana perencanaan proses administasi IMB itu dibuat, sehingga suatu IMB bangunan sudah terkontrol dan terawasi dari awal oleh Pemda. TATA RUANG sangat diperlukan terpulikasikan ke masyarakat umumI, Publikasi Tata Ruang ini juga, akan sendirinya ikut membantu mengawasi Petugas yang memberikan IZIN suatu Bangunan dan pelaksanaannya karena masyarakat secara langsung mengetahui rencana-rencana yang dibuat oleh pihak Pemda Tapanuli Selatan.

Baca Juga :  Nugraha Besoes Mundur

Oleh karena itu, Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan ini memerlukan pandangan yang lebih jauh terhadap dampak SOSIAL / AMDAL dimasa yang akan datang, Masyarakat harus percaya bahwa para pembuat Rencana tata ruang dan tata kota disekitar Pusat Pemerintahan Kantor Pemerintahan ini bisa mendapat masukan dalam membuat setiap rencana yang dibuat dan diputuskan dari berbagai-bagai elemen masyarakat dan tidak alergi dengan masukan, pandangan dan saran sebelum dilakukan keputusan yang mempunyai kekuatan Hukum kelak.

Akhir kata, kalau rencana pembangunan kantor pemerintahan yang didambakan akan segera terealisasi, maka sebaiknya dengan bijak mari kita tutup sudah perdebatan yang berkepanjangan masalah letak pusat kota/pemerintahan apakah dimana kantor pemerintahan ini ditempatkan agar bisa pembangungan Tapanuli Selatan berjalan setahap demi setahap, cukup sudah energi dan pemikiran serta hal lainnya terbuang hanya untuk mempertimbangkan dimana lebih baik letak Kantor Pusat pemda Tapsel ini harus dibangun tanpa merasa ada yang dirugikan atau diuntungkan, tetapi yang diperlukan saat ini seiring dengan rencana Pemda Tapsel dan jajarannya bagaimana agar masukan-masukan dan pandangan masyarakat terhadap persiapan dan rencana TATA RUANG dan TATA LETAK KOTA disekitar Tempat yang sudah direncanakan itu benar-benar dibuat dengan baik untuk jangka panjang bahkan untuk anak cucu dimasa yang akan datang sehingga Pembangungan Masyarakat Tapanuli Selatan disegala sektor bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
Masyarakat Tapanuli Selatan yang selama ini menganggap salah satu paling berbudaya dan beradat serta merasa mempunyai SDM dan SDA yang cukup, perlu membuktikan kepada masyarakat baik Internal wilayah Tapanuli Selatan maupun External masyarakat Tapsel itu sendiri bahwa Tapanuli Selatan bisa mengejar ketertinggalannya dari wilayah-wilayah daerah lainnya. Saatnya perlu slokan didengungkan” BUKAN HANYA BICARA SAJA, BERIKAN TINDAKAN NYATA DARI SDM DAN SDA” untuk mendukung percepatan pembangungan di wilayah seluruh Tapanuli Selatan.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*